HUBUNGAN BENTUK INTERAKSI SOSIAL DAN KONSEP DIRI PADA ANAK REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN BENTUK INTERAKSI SOSIAL DAN KONSEP DIRI PADA ANAK REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Lia Marnita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0407101020026

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.043 3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Interaksi
sosial di sekolah udalah proses interpersonal yang terjadi antar pelajar, untuk itu
interaksi sosial pada remaja diperlukan dalam proses pendewasaan. Remaja yang
kurang berpartisipasi dalam perubahan sosial akan menimbulkan efek negatif dalam diri sendiri seperti perasaan tidak dihargai atau rendah diri. Kecenderungan menunjukkan bahwa remaja yang mampu berinteraksi dengan baik di lingkungan sekolah dan sekitarnya akan mampu mengendalikan diri secara emosi dan kejiwaan sehingga mampu membentuk konsep diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan bentuk interaksi sosial dengan konsep diri pada anak remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Banda Aceh. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif. Sampel berjumlah 93 orang siswa, yang diambil dengan menggunakan rumus Slovin. Metode pengambilan sampel adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 14/19 oktober 2009. Alat ukur menggunakan kuesioner. Data dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan kerjasama (0.057), adanya hubungan pada persaingan (0,032), tidak ada hubungan pada faktor
pertentangan (0,369) dan akomodasi (0,154) dengan konsep diri remaja. Kesimpulan
penelitian ini adalah ada hubungan antara bentuk interaksi sosial dengan konsep diri pada anak remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Banda Aceh. Diharapkan kepada remaja untuk terus membina interaksi sosial dengan baik dan membentuk konsep diri yang lebih baik.

Kata kunci : Konsep diri, sosial, kerjasama, persaingan, pertentangan, akomodasi,
remaja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK