Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ABORTUS PROVOKATUS DI PONDOK PESANTREN MODERN BABUN NAJAH KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEHRNTAHUN 2009
Pengarang
merisdawati.Mr - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0707101060108
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,
Bahasa
Indonesia
No Classification
362.198 88
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abortus provokatus merupakan interupsi suatu kehamilan intrauterus secara sengaja sebelum janin dapat hidup diluar kandungan dengan tujuan agar tidak menghasilkan bayi lahir hidup, dan tidak: menyebabkan kelahiran hidup. Kasus aborsi ini merupakan fenomena gunung es, yang terlihat dipermukaan banya sedikit, namun jumlah kasus yang sebenarnya sangat banyak. Di Indonesia kasus aborsi setiap tahun mencapai 2,3 juta dan 30% diantaranya dilakukan oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang abortus provokatus di Pondok Pesantren Modern Babun Najah Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan tehnik pengambilan sampel stratified sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 16-26 juni 2009 dengan jumlah responden 81 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner terdiri dari 40 item pernyataan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan remaja tentang abortus provokatus di Pondok Pesantren Modern Babun Najah Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2009 berada pada kategori rendah sebesar 56%. Untuk variabel pengertian abortus provokatus berada pada kategori tinggi (61 %), jenis-jenis abortus provokatus pada kategori tinggi (59%), resiko komplikasi abortus provokatus dalam kategori rendah (67%), abortus provokatus dalam pandangan Islam berada dalam kategori tinggi (55%), dan abortus provokatus dalam pandangan hukum Indonesia berada dalam kategori rendah (51%). Peneliti menyarankan agar instansi pendidikan tempat penelitian dapat memfasilitasi remaja dengan memasukkan materi kesehatan reproduksi di sela-sela pelajaran di sekolah seperti muatan lokal ataupun pada program UKS yang bekerja sama dengan puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai abortus provokatus dalam kesehatan reproduksi.
Kata kunci : Pengetahuan, abortus provokatus, remaja.
Tidak Tersedia Deskripsi
DETERMINASI DIRI SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN BABUN NAJAH ULEE KARENG BANDA ACEH (Maisarah Anwar, 2019)
PENGARUH PEER ATTACHMENT TERHADAP PENYESUAIAN DIRI PADA SANTRI TINGKAT I DI PONDOK PESANTREN MODERN BANDA ACEH (Rahmi. RM, 2023)
PENGARUH LARUTAN KUMUR NANOEMULSI EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (PANDANUS AMARYLLIFOLIUS ROXB.) TERHADAP PH SALIVA SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN BABUN NAJAH, KECAMATAN ULEE KARENG, KOTA BANDA ACEH. (RACHMAT RINALDI, 2018)
PERILAKU REMAJA PUTRI TERHADAP PERSONAL HYGIENE ORGAN REPRODUKSI DI PESANTREN MODERN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (PUTRI KURNIAN SIH, 2019)
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENANGGULANGI PERILAKU MENYIMPANG REMAJA (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH) (HUNAFA RAMADHANA, 2025)