<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105716">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DI SEKOLAH DENGAN PERKEMBANGAN HARGA DIRI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 5 BANDA ACEH TAHUN 2006</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sitti Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Interaksi sosial di  sekolah adalah  proses interpersonal yang terjadi antar pelajar. Dalam berinteraksi dengan ternan-ternan sebaya, sering terjadi penilaian-penilaian sosial terhadap  seseorang yang  mempengaruhi perkembangan  harga diri.  Ilarga  diri adalah penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat    hubungan interaksi sosial di sekolah dengan perkembangan harga diri remaja di SMAN 5 Banda Aceh. Desain penelitian adalah studi korelasi dengan pendekatan  cross   secttonal   study.   Sampel  berjumlah  90  orang  yang  diambil dengan menggunakan  rumus Siovin. Metode pengambilan sampel adalah Simple random    sampling    dengan   menggunakan   teknik  undian.  Pengumpulan  data dilakukan pada tanggal 12-14 Desember 2006. Alat ukur  menggunakan kuesioner. Analisa  data   diolah  secara  manual   menggunakan  rumus  Chi-square    pada probabilitas  ex  = 5%   (0,05) dan derajat  kebebasan (df)   =  1,  dengan  ketentuan&#13;
nilai Xl/Willig &gt;   3,84 Ha diterima yang berarti ada hubungan dan bila nilai Xl  3.84 Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan. Hasil penelitian didapatkan tidak ada  hubungan kerjasama (nilai  2,45),  persaingan (nilai 0.29),  pertikaian (nilai 0,39) dan akomodasi (nilai  2,81) dengan perkembangan harga drri remaja. Kesimpulan penelitian ini adaJah tidak ada hubungan antara inreraksi sosial di sekolah  dengan  perkembangan  harga  diri  remaja. Diharapkan kepada  remaja untuk membina interaksi sosial yang baik dan membangun harga diri yang tinggi.&#13;
&#13;
Kata Kunci    :    Harga diri,  interaksi sosial, kerjasama, persaingan, pertikaian,&#13;
                           akomodasi, remaja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL INTERACTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEENAGERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SELF ESTEEM - APPLIED PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>158.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105716</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-30 16:10:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-03 10:19:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>