<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105707">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI REMAJA PUTERI (10 - 14 TAHUN) TENTANG TIMBULNYA CIRI-CIRI SEX SEKUNDER DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH TAHUN 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Corri Safonna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan   atau pertumbuhan   ciri sex sekunder  pada remaja biasanya  terjadi  pada usia  10 sampai  14 tahun, Hal ini akan menimbulkan  kegusaran  batin yang  mendalam karena  pada  masa  remaja  ini,  perhatian  remaja  sangat  besar  terhadap   penampilan dirinya,   Penelitian   ini bertujuan   mengetahui   persepsi   remaja  puteri  (10-14   tahun) tentang  timbulnya  ciri-eiri  sex sekunder  di SMPN  6 Banda  Aceb. Pengumpulan   data tanggal  19 Juni  2010,  desain  penelitian  deskriptif eksploratif  Metoda  pengambilan sampel   dilakukan   dengan   menggunakan   proporsionai  random sampling,  sampel berjumlah  71  siswi.  Alat  pengumpulan   data  berupa  kuesioner  yang  terdiri  2 bagian yaitu  data  demografi   dan  kuesioner   untuk  menilai   persepsi   remaja  puteri  tentang timbulnya  eiri sex sekunder.  Lembar  kuesionr disusun  daJam bentuk skala  dichotomy. Pengolahan   data  dilakukan   seeara   manual  oleh  peneliti   sendiri.  Berdasarkan   basil pengolahan    data   diperoleh   hasil:   Persepsi   remaja   puteri   (10-14   tahun)   tentang timbulnya  ciri-ciri  sex sekunder  di SMPN 6 Banda Aceh  berada pada kategori  positif sebesar   37  responden   (52,11 %)  , Persepsi   remaja   puteri  terhadap   payudara   yang membesar  berada  pada kategori  positif 41 responden  (57,75%),  Persepsi remaja puteri terhadap  pinggul  yang melebar  berada  pada  kategori   positif  44 respond en  (61,97%), Persepsi  remaja  puteri  terhadap  tumbuhnya  bulu  pada  ketiak  dan kemaluan   berada pada   kategori    positif    45   responden    (63,38%).    Dalam   penelitian    ini   penulis menyarankan   kepada  keluarga  Agar  lebih meningkatkan   dukungan  orang  tua kepada anak  remaja  putri  yang  memasuki   usia  10 sampai  dengan  14 tahun  atau  memasuki usia   pekembangan     seks    sekunder    memberitahukan     hal   atau    informasi    yang berhubungan  dengan  pertumbuhan  dan perkembangan  dalam masa remaja.&#13;
&#13;
Kata kunci        :    Remaja Puteri,  Ciri-ciri  Seks Sekunder. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PUBERTY - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>612.661</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105707</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-30 14:29:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-11 14:48:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>