PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS PADA REMAJA PRANIKAH DI SMU 5 DARUSSALAM 2006 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS PADA REMAJA PRANIKAH DI SMU 5 DARUSSALAM 2006


Pengarang

Desyi Ariyanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9971122803

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.661

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persepsi masyarakat yang masih awam untuk membicarakan masalah seks dengan anak atau orang lebih muda sehingga remaja berusaha mencari informasi mengenai seks dan sumber informasi lain seperti buku porno, televisi atau majalah porno
Masa remaja merupakan salah satu bagian perjalanan rentang hidup manusia. Secara
psikologis, masa remaja adalah usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa,Usia remaja laki-laki dan perempuan adalah antara 14-15 tahun sampai, dengan 17-18 tahun. Pada usia perkembangan tersebut, percepatan pertumbuhan fisik sangat menonjol, sementara itu ciri seks primer dan sekunder pun ikut mengalami pertumbuban. Proses pertumbuhan tentu saja mengarah pada bentuk dan pematangan fungsi seperti layaknya manusia dewasa.. Data hasii penelitian dianalisis secara manual dan menggunakan tabel distribusi frekwensi. Dari hasil penelitian diperoleh persepsi remaja ditinjau dari percumbuan 54 % berada pada kategori kurang, telibat narkoba 56 % berada pada kategori baik, hubungan seksual 68 % berada pada kategori baik dan hamil diluar nikah 64 % berada pada kategori baik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Persepsi remaja tentang perilaku seks pada remaja pranikah di SMU Negeri 5 Darussalam tahun 2006 berada pada kategori baik i (65 %). Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan pada orang tua dan tenaga pendidik (guru) mengoptimalkan perannnya terhadap remaja agar tidak terjerumus ke perilaku yang menyimpang, melakukan pembinaan dalam berbagai hal. Meningkatkan kreativitas, prestasi dan yang terpenting sikap positif terhadap hidup.

Kata kunci : Persepsi, Remaja, Perilaku seks pranikah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK