HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA REMAJA AKHIR DI SMAN SIBREH ACEH BESARRNTAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA REMAJA AKHIR DI SMAN SIBREH ACEH BESARRNTAHUN 2011


Pengarang

Fika maulid - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101060052

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Konsep diri adalah semua pikiran, keyakinan, dan kepercayaan yang merupakan pengetahuan individu tentang dirinya dan mempengaruhi hubungannya dengan orang lain. Konsep diri terdiri atas 5 komponen yaitu, citra tubuh (body image), ideal diri, harga diri, peran dan identitas diri. Konsep diri dipengaruhi oleh perkembangan psikososial yaitu tahap-tahap kehidupan seseorang dari lahir sampai mati dibentuk oleh pengaruh-pengaruh sosial yang berinteraksi dengan suatu organisme yang menjadi matang secara fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan perkembangan psikososial pada remaja akhir di SMAN Sibreh Aceh Besar Tahun 2011. Penelitian ini berbentuk deskriptif Korelatif dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 08 s/d 10 Juni 2011 di SMAN Sibreh Aceh Besar. Jumlah sampel sebanyak 73 orang. Alat pengumpulan data berupa lembar kuesioner yang berbentuk skala Likert. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian terhadap variabel independent untuk konsep diri diperoleh hasil: citra tubuh berada dalam kategori baik 41 orang (56,2%), ideal diri berada dalam kategori baik
40 orang (54,8%), harga diri berada dalam kategori baik 39 orang (53,4%), peran berada dalam
kategori kurang 39 orang (53,4%) dan identitas diri berada dalam kategori baik 48 orang

(65,8%). Gambaran variabel dependent perkembangan psikososial diperoleh hasil pada kategori baik 42 orang (57,5%). Dari pengolahan data diperoleh nilai x2 hitung lebih besar dari x2 tabel
sehingga Ho ditolak yang berarti ada hubungan bermakna antara konsep diri dengan perkembangan psikososial pada remaja akhir di SMAN Sibreh Aceh Besar. Penulis menyarankan kepada kepala sekolah, guru dan siswa remaja untuk lebih meningkatkan pengetahuannya dibidang psikologis jiwa anak remaja.

Kata Kunci : Konsep Diri, Psikososial, dan Remaja

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK