<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105630">
 <titleInfo>
  <title>DAUR ULANG LIMBAH ALUMINIUM UNTUKRNPRODUKSI VELG SEPEDA MOTOR MELALUIRNPENGECORAN LOGAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M FAZIL DIO SATRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik - Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aluminium adalah logam yang berwarna putih terang dan sangat mengkilap dengan titik cair&#13;
660°C sangat tahan terhadap pengaruh atmosfir juga bersifat elektrikal dan thermal conductor&#13;
dengan koefisien yang sangat tinggi. Pengecoran aluminium memiliki peranan yang sangat&#13;
penting di dalam perkembangan industri. Pemakaian aluminium saat ini sudah diarahkan untuk&#13;
memenuhi kebutuhan spesifikasi dalam bidang keteknikan dan perindustrian. Penelitian ini&#13;
bertujuan mengkaji produksi velg sepeda motor dengan pemanfaatan limbah aluminium bekas&#13;
dan evaluasi velg sepeda motor. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini sangat&#13;
sederhana yaitu mempersiapkan tungku peleburan kemudian itu meleburkan aluminium bekas,&#13;
selanjutnya tungku pemanas dibakar menggunakan gas LPG (liquefied petroleum gas) sampai&#13;
suhu mencapai 786°C. selanjutnya aluminium yang telah cair dituang ke dalam cetakan yang&#13;
sudah di panaskan sampai suhu konstan yaitu 250°C. Adapun hasil dari pengujian yang telah&#13;
dilakukan adalah terdapat kecacatan retakan dan cairan tidak menyatu pada proses 1, dan&#13;
proses 2, sedangkan pada proses 3 tidak terjadi kecacatan. Metode penuangan logam coran&#13;
yang optimal dilakukan dengan sekali penuangan agar mendapatkan hasil yang maksimal serta&#13;
cetakan dipanaskan dengan suhu konstan, sehingga diperoleh hasil velg yang sesuai dengan&#13;
desain awal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105630</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-27 16:12:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-28 08:36:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>