<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105614">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KLASIFIKASI SKOR PROPENSITAS PADA PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI MINYAK SERAI WANGI ANTARDESA DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Radian Arbi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkebunan mengalami pertumbuhan yang paling konsisten di antara subsektor pertanian lainnya. Salah satu provinsi di Indonesia sebagai pemasok minyak atsiri dunia dan penghasil minyak serai wangi terbesar adalah Provinsi Aceh tepatnya di Kabupaten Gayo Lues. Kecamatan Dabun Gelang mengalami peningkatan hasil panen serai wangi yang cukup baik. Metode skor propensitas ini masih jarang digunakan untuk data perkebunan yang telah mengalami pertumbuhan yang paling konsisten di antara subsektor pertanian lainnya baik ditinjau dari areal maupun produksinya dan mempunyai peranan sangat penting bagi Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengelompokkan hasil produksi serai wangi ke dalam kelas-kelas berdasarkan kemiripan dari setiap kovariat (luas lahan dan jumlah tenaga kerja) yang diamati dan menaksir perbedaan hasil produksi minyak serai wangi akibat perbedaan lokasi tanam antara 10 pasangan desa di Kecamatan Dabun Gelang. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa data jumlah produksi minyak serai wangi 11 Desa di Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh dari Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues. Data produksi minyak serai wangi yang digunakan adalah data tahun 2019 sebanyak 1.075 observasi. Hasil dari penelitian ini dengan memperhatikan latar belakang yaitu luas lahan dan jumlah tenaga kerja setelah mengelompokan jumlah lahan serai wangi menjadi 2 kelas hingga 5 kelas maka terdapat perbedaan rata-rata produksi minyak serai wangi antara 10 pasangan desa di kecamatan Dabun Gelang. Salah satu perbedaan rata-rata produksi paling besar antara 10 pasangan desa tersebut adalah Desa Badak dengan Desa Rerebe dengan perbedaan sebesar 40.89 kg.&#13;
&#13;
Kata kunci : Serai Wangi, Skor Propensitas, Taksiran&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MULTIVARIATE ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>519.535</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105614</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-27 14:37:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 12:00:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>