<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105545">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU  IBU DALAM MENGHADAPI  REAKSI SIBLING   RIVALRY PADA ANAK BALITA DI GAMPONG PEURADA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2009</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Faradina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku merupakan semua kegiatan atau aktivitas organisme, baik yang  dapat dinmati secara langsung ataupun tidak langsung. Secara operasional  perilaku dapat diartikan sebagai  suatu respon organisme atau  seseorang terhadap rangsangan  dari  luar  subjek.  Perilaku manusia dibagi kedalam tiga domain, yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan yang berkolaborasi untuk menghasilkan   suatu   perilaku yang baik  dalam  mengasuh  anak.  Sibling  Rivalry adalah permusuhan dan  kecemburuan antara  saudara  kandung   yang  menimbulkan   ketegangan diantara mereka. Iri hati dan kompetisi adalah penyebab utama anak bertengkar dan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk  mengidentifikasi perilaku ibu dalam menghadapi  reaksi sibling rivalry  pada anak  balita di  Gampong Peurada   Kecamatan Syiah  Kuala  Banda Aceh. Kerangka  kerja yang  digunakan didasarkan  pada teori Benyamin Bloom (1908).  Desain penelitian bersifat  deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi  penelitian berjumlah 41  orang ibu. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling.  Penelitian  ini dilaksanakan  pada tanggal  14-21  Agustus 2009,  Pengumpulan data   dilakukan  dengan  menggunakan kuesioner.   Data   dianalisa   secara  manual   dan menggunakan tabel  distribusi  frekuensi.  Hasil  penelitian  diperoleh pengetahuan ibu  dalam&#13;
menghadapi  reaksi sibling rivalry  pada anak balita berada pada kategori baik (65,9%), sikap&#13;
ibu dalam menghadapi reaksi sibling rivalry pada anak  balita berada pada  kategori  baik (56,1%),  dan tindakan  ibu dalam menghadapi reaksi sibling rivalry pads anak balita berada pada  kategori baik  (61%),  Secara keseluruhan didapatkan  bahwa perilaku ibu  dalam menghadapi  reaksi sibling rivalry  pada  anak  balita  sebagian berada  pada  kategori  baik (56,1%). Sesuai hasil penelitian diharapkan kepada para ibu agar dapat mempertahankan dan meningkatkan lagi pengetahuan,  sikap  dan tindakan yang tepat dalam menghadapi  sibling rivalry pada anak balita&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD DEVELOPMENT - PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>612.65</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105545</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 11:12:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 10:16:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>