PENGARUH LINGKUNGAN PERAWATAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON SERAT ALUMINIUM (SUATU PENELITIN BETON DENGAN N FAKTOR AIR SEMEN 0.50) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH LINGKUNGAN PERAWATAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON SERAT ALUMINIUM (SUATU PENELITIN BETON DENGAN N FAKTOR AIR SEMEN 0.50)


Pengarang

Faisal Jamil - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041110920

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

693.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan perawatan beton terhadap kuat tekan beton serat aluminium. Lingkungan perawatan beton yang digunakan dalam penelitian ini adalah lingkungan perendaman air tawar (AT), lingkungan perendaman air asin (AA) dan lingkungan tertimbun dalam tanah (DT) Pada penelitian ini digunakan serat aluminium dengan ukuran tebal 1 mm, lebar 4 mm, dan panjang 35 mm dengan persentase serat 0,6% dari berat jenis aluminium yang diperoleh dari penelitian Maya Melliani (2005) dengan faktor air semen (FAS)
0,50, Pengujian kuat tekan terhadap benda uji silinder beton dilakukan setelah benda uji berumur 28 dan 56 hari. Benda uji silinder yang digunakan berdiameter I5 cm dan
tinggi 30 cm berjumlah 60 buah benda uji, yang dibagi untuk tiga lingkungan
perawatan, masing-masing lingkungan perawatan terdiri atas 5 buah benda uji serat aluminium (BSA) dan 5 buah benda uji tanpa serat (BN).
Dari hasil pengujian, kuat tekan beton serat aluminium mengalami penurunan
masing-masing untuk lingkungan perendaman air tawar (AT) sebesar - 36,7 % dan
- 42,0 % pada umur 28 dan 56 hari, lingkungan perendaran air asin (AA) sebesar
- 33,2% dan - 31,7 % pada umur 28 dan 56 hari dan lingkungan tertimbun dalam
tanah (DT) sebesar - 40,4 % dan 41.4 % pada umur 28 dan 56 hari. Penurunan kuat
tekan tersebut dibandingkan terhadap kuat tekan beton tanpa serat pada lingkungan dan umur perawatan yang sama.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK