<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105542">
 <titleInfo>
  <title>JURNALISME DAMAI DALAM PEMBERITAAN AKSI 22 MEI 2019RN(ANALISIS ISI BERITA PADA MEDIA KOMPAS.COM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURHALIMAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Aksi 22 Mei 2019 yang terjadi setelah adanya pemilu menyita perhatian media nasional bahkan internasional. Aksi yang dilatarbelakangi oleh protes dari pendukung paslon presiden dan wakil presiden dengan nomor urut 2 (Prabowo-Sandiaga Uno) yang tidak terima dengan hasil akhir pemilu yang menyatakan bahwa paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 menang pada saat pemilu. Aksi tersebut berujung pada kerusuhan. Dengan kondisi yang seperti ini tentunya media harus membuat berita yang berorientasi pada perdamian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran apakah media daring Kompas.com menerapkan jurnalisme damai dalam pemberitaan tentang Aksi 22 Mei 2019. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori jurnalisme damai Johan Galtung. Jurnalisme damai memiliki 4 orientasi, yaitu: perdamaian, kebenaran, kemanusiaan, dan penyelesaian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi dengan populasi sebanyak 79 berita. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 7 berita pada rentang waktu 15-29 Mei 2019 yang dipilih untuk untuk dapat melihat reliabilitas dari kategori Jurnalisme Johan Galtung yaitu kategori perdamaian, kebenaran, kemanusian, dan penyelesain. Dan untuk mendapatkan objektifitas dari penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan perolehan hasil uji reliabilitas menggunakan rumus Holsti yang realiabel sebesar 85,7%. Dominasi kategori perdamaian sebesar 41,6% atau sebanyak 35 kemunculan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberitaan media daring Kompas.com terkait dengan Aksi 22 Mei 2019 dari tanggal 15-29 Mei 2019 telah menerapkan empat kategori jurnalisme damai Johan Galtung dan memenuhi semua indikator dalam setiap kategorinya.&#13;
&#13;
Kata kunci: jurnalisme damai, aksi, pemilu, Kompas.com&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105542</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 10:30:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 10:32:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>