<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105541">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN  CARBON FIBRE (SHEET) TERHADAP  PERILAKU LENTUR PADA BALOK BETON BERTULANG (SUATU PENELITIAN BETON BERTULANG DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,4)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan carbon fibre (sheet) terhadap perilaku lentur balok beton bertulang. Benda uji yang menjadi objek penelitian ini  adalah balok beton bertulang dengan penambahan carbon fibre sheet dengan ukuran 20 cm x 30  cm x 220 cm.  Jumlah benda uji  balok  adalah  3 buah dan&#13;
19  benda uji  kontrol  mutu beton.  Benda uji  itu dibagi dalam tiga tipe yaitu tipe 1 benda uji  tanpa perkuatan,  tipe II benda uji  dengan perkuatan I    lapis  dan tipe III benda uji  dengan perkuatan 2 lapis  carbon fibre sheet. Pengujian lentur  dilakukan dengan meletakkan  balok di  atas dua tumpuan dengan jarak antar tumpuan 200 cm dan kemudian dibebani  dengan dua buah beban terpusat dengan jarak  antar kedua beban tersebut adalah 60 cm. Balok dibebani secara bertahap hingga mencapai beban puncak.  Setiap tahapan beban dicatat  besarnya beban, regangan tulangan tarik dan lendutan  serta diamati pola retak yang terjadi.  Hasil  penelitian menunjukan dengan penambahan carbon fibre sheet dapat meningkatkan kapasitas lentur.  Pada keadaan yield  kapasitas lentur  balok tanpa perkuatan,  dengan perkuatan 1     lapis  dan dengan perkuatan  2  lapis  carbon  fibre sheet  adalah  masing-masing  sebesar  1095   kgm.&#13;
2471   kgm dan  3892 kgm.   Peningkatan  kapasitas  lentur  balok dengan  perkuatan&#13;
1         lapis  dan  dengan  perkuatan  2  lapis  carbon  fibre  sheet  terhadap  balok  tanpa perkuatan carbon fibre sheet adalah masing-masing sebesar 126% dan 255%. Sedangakan pada keadaan ultimit, kapasitas lentur benda uji tanpa perkuatan, dengan perkuatan  1      lapis dan dengan perkuatan 2  lapis carbon fibre sheet adalah masing-masing sebesar 2380 kgm, 3500 kgm dan 4655 kgm. Peningkatan kapasitas lentur benda uji  dengan perkuatan 1      lapis dan balok dengan perkuatan 2 lapis carbon fibre sheet terhadap benda uji tanpa perkuatan carbon fibre sheet adalah masing-masing sebesar 47% dan 96%. Pada peneletian ini penambahan carbon fibre sheet menurunkan kekakuan awal maupun kekakuan retak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REINFORCED CONCRETE - BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>693.54</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-26 10:10:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 10:26:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>