Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI PENGGUNAAN BAMBU HIJAU SEBAGAI TULANGAN STRUKTURAL PADA ELEMEN KOLOM BETON BERTULANG
Pengarang
Abdul Suib SE - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0041110925
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.183 41
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan antara kolom beton bertulang bambu dengan kolom beton bertulang baja dan juga mengetahui besarnya defleksi pada kolom ini. Benda uji terdiri dari empat buah yaitu tiga buah kolom beton bertulang bambu dan satu buah kolom beton bertulang baja dimana dimensi dan jumlah tulangan yang digunakan pada kolom ini adalah sama yaitu masing-masing 150 mm x 150 mm x 1500 mm dengan diameter tulangan utama ukuran (4 x 15 mm x 5 mm) untuk beton bertulang bambu dan diameter tulangan 4-Dlo untuk beton bertulang baja, tulangan sengkang ¢ 10-200 mm. Kondisi tumpuan benda uji dianggap jepit-bebas. Kuat tekan beton dikontrol dengan benda uji silinder standar dengan diameter I5 cm tinggi 30 cm. sebanyak 12 buah. Untuk beton dan mortar pengisi faktor air semen yang digunakan adalah 0,5, tinggi slump 75-100 mm dan diameter agregat maksimurn 25,4 mm. Pengujian benda uji kolom di laboratorium dilakukan dengan memberikan beban secara perlahan-lahan pada benda uji secara sentris sampai benda uji mencapai beban ultimit. Setiap tahap pembebanan dicatat besar beban. defleksi yang terjadi yang diperoleh dan pencatatan load cell, defleksi dibaca oleh displacement transducer yang dihubungkan ke data logger. Beban ultimit batang tekan hasil penelitian untuk masing-masing benda uji yaitu kolom bertulangan bambu (benda uji I) sebesar 12490 kg dengan defleksi yang timbul sebesar 3,4 mm. kolom bertulangan bambu (benda uji 2) sebesar 16460 kg dengan defleksi yang timbul sebesar 6.62 rnrn. kolom bertulangan bambu (benda uji 3) sebesar 18460 kg dengan defleksi yang timbul sebesar 3 mm dan kolom beton bertulangan baja sebesar 20020 kg dengan defleksi yang timbul sebesar 3.59 mm.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH VARIASI DIMENSI PENAMPANG TERHADAP KAPASITAS DUKUNG KOLOM BETON BUSA BERTULANG (STUDI PENGEMBANGAN BETON BUSA BERSERAT SABUT KELAPA) (Ifani, 2024)
STUDI PENGGUNAAN BAMBU HIJAU SEBAGAI TULANGAN STRUKTURAL PADA ELEMEN BALOK BETON BERTULANG (Nesri Hendrifa, 2024)
PENGARUH JUMLAH LAPISAN SERAT ABAKA NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) TERHADAP GESER KOLOM PERSEGI (MUHAMMAD RIDHO, 2025)
STUDI LAJU KOROSI TULANGAN ELEMEN BETON BERTULANG PADA VARIASI MUTU BETON BUSA DENGAN POZZOLAN SEBAGAI BAHAN PENGISI (Zubaidi Amri, 2017)
PENGARUH SERAT ABAKA NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) TERHADAP GESER KOLOM PERSEGI (VADHLI AKBAR, 2025)