<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105499">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN BIOFILM STAPHYLOCOCCUS AUREUS DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DAN DERAJAT INFEKSI PADA PENDERITA RINOSINUSITIS KRONIS DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karina Witary Ayu Siagian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Dokter Spesialis-1</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Rinosinusitis Kronis (RSK) merupakan masalah kesehatan global yang sering dijumpai. Ini terjadi karena adanya inflamasi pada mukosa hidung dan sinus paranasal dengan disertai dua gejala atau lebih yang berlangsung lebih dari 12 minggu. Berbagai kondisi dikaitkan dengan patogenesis penyakit ini seperti infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat membentuk biofilm yang dapat menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Perlunya CT-Scan Sinus Paranasal (SPN) yang merupakan diagnostik radiologi, dan juga penggunaan Skor Lund-Mackay untuk menilai derajat keparahannya. Selain itu, untuk menilai perluasan infeksi bakteri pada area sinus digunakan Software ImageJ. Identifikasi pertumbuhan bakteri dengan spektrofotometri dan pembentukan biofilm dengan Scanning Electrone Microscope (SEM) Tujuan: untuk mengetahui hubungan pembentukan biofilm Staphylococcus aureus dengan derajat keparahan dan derajat infeksi pada penderita rinosinusitis kronis di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan desain post test only control group. Hasil: Penilaian derajat keparahan berdasarkan skor Lund-Mackay didapatkan terbanyak pada derajat berat dengan skor &gt; 10 (54,3%), penilaian derajat  infeksi terbanyak pada derajat berat dengan &gt;919,9 pixel/µm (45,7%), namun pada pembentukan biofilm didapatkan derajat rendah (94%). Analisis hasil uji Pearson didapatkan dengan hasil p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STAPHYLOCOCCUS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INFECTIONS - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SINUSES PARANASAL-MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105499</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 17:17:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-30 15:40:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>