<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105496">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS BAHAN MIKRO-NANO DARI CANGKANG TIRAM, FE3O4, ASAM HUMAT SEBAGAI ADSORBEN UNTUK ADSORPSI RHODAMIN B RHODAMIN B</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Fadillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Siti Fadillah (2022). Sintesis Bahan Mikro-nano dari Cangkang Tiram, Fe3O4, Asam Humat sebagai Adsorben untuk Adsorpsi Rhodamin B Rhodamin B merupakan zat warna sintesis yang sulit didegradasi oleh mikroorganisme secara alami karena mengandung gugus amino dan inti benzena. Rhodamin B bersifat toksik yang dapat menyebabkan iritasi berupa dermatitis, mual, sakit kepala, diare, kerusakan ginjal, dan anemia, bahkan rhodamin b dapat menyebabkan kanker dan kegagalan fungsi hati. Penurunan kadar zat warna rhodamin b dalam lingkungan dapat melalui proses adsorpsi menggunakan adsorben CT/Fe3O4/HA. Adsorben CT/Fe3O4/HA memiliki kemampuan adsorpsi zat warna dikarenakan memiliki gugus hidroksil dan gugus karboksil serta bersifat magnetik yang mudah dikumpulkan dalam air. Adsorben CT/Fe3O4/HA terbuat dari hasil sintesis material mikro-nano magnetik cangkang tiram, Fe3O4, dan asam humat. Karakteristik adsorben CT/Fe3O4/HA menggunakan SEM, XRD, dan FTIR. Hasil uji SEM menunjukkan banyak pori-pori yang terbentuk dengan luas permukaan terbesar 5,412 μm. Hasil uji XRD menunjukkan adsorben CT/Fe3O4/HA hanya menunjukkan 3 puncak dan memiliki struktur intermediate antara struktur kristal dan amorf yang disebut turbostratik atau struktur kisi lapisan acak. Selain itu uji FTIR menunjukkan adanya gugus-gusus fungsi yang terdapat dalam adsorben CT/Fe3O4/HA yang berperang aktif dalam proses penyerapan zat warna rhodamin b seperti gugus karboksil (-COOH) dan gugus hidroksil (-OH). Adsorben CT/Fe3O4/HA yang dihasilkan mampu menyerap rhodamin b dalam larutan berair dengan kapasitas penyerapan 2,45 mg/g pada kondisi optimum yang terjadi pada pH 3, waktu kontak 60 menit, massa adsorben 3 g dan konsentrasi 50 mg/L. Pengujian isoterm adsorpsi dilakukan menggunakan isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich, dan diperoleh hasil bahwa jenis isoterm yang sesuai dengan proses adsorpsi rhodamin b menggunakan adsorben CT/Fe3O4/HA adalah isoterm Langmuir dengan nilai R2 yaitu 0,986. Kata kunci: cangkang tiram, SEM, XRD, FTIR, Fe3O4, asam humat, adsorpsi, rhodamin b</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105496</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 16:33:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 16:42:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>