Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
KARYA KERJA ILMIAH
ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN NELAYAN JARING INSANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJUNG SERANGGA KECAMATAN SUSOH, ACEH BARAT DAYA
Pengarang
ULFA FAZHILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing I
Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1711103010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
597
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Serangga merupakan pelabuhan utama karena menyumbangkan produksi perikanan paling besar di Aceh Barat Daya. Berdasarkan survey awal di lokasi penelitian diperoleh informasi bahwa yang menggunakan alat tangkap jaring insang di PPI Ujung Serangga adalah nelayan kecil dengan jumlah kapal 50 unit yang menggunakan alat tangkap jaring insang. Jaring Insang di PPI Ujung Serangga memiliki keterbatasan teknologi penangkapan, seperti tidak memiliki GPS untuk mendeteksi keberadaan ikan dan citra satelit lainnya. Sehingga para nelayan jaring insang di PPI Ujung Serangga hanya menggunakan insting untuk menebak keberadaan ikan yang akan mereka tangkap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan dan distribusi ukuran hasil tangkapan serta ukuran layak tangkap nelayan jaring insang di PPI Ujung Serangga, kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Pengambilan data untuk hasil tangkapan dengan mengambil sampel yaitu jumlah kapal. Jumlah kapal pada penelitian ini adalah sebanyak 12 unit kapal. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif untuk menentukan komposisi hasil tangkapan berupa identifikasi ikan serta menentukan ukuran hasil tangkapan berupa ukuran selang panjang dari semua jenis ikan. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 13 jenis ikan dengan jumlah keseluruhan
123.591 kg. serta komposisi tangkapan sebesar 42% layak tangkap dan 58% tidak layak tangkap. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil tangkapan jaring insang memiliki berbagai jenis ikan dengan ukuran selang panjang ikan yang berbeda- beda dan memiliki persentase komposisi tangkapan ikan tidak layak tangkap lebih tinggi daripada ikan yang layak tangkap.
Kata Kunci: Jaring Insang, Analisis, Hasil Tangkapan, Aceh Barat Daya
The Ujung Insect Fish Landing Base (PPI) is the main port because it contributes the largest fishery production in Southwest Aceh. Based on the initial survey at the research site, information was obtained that those who use gill net fishing gear at PPI Ujung Insect are small fishermen with 50 boats using gill net fishing gear. The gill nets at PPI Ujung Bugis have limited fishing technology, such as not having a GPS to detect the presence of fish and other satellite imagery. So that the gill net fishermen at PPI Ujung Insect only use instinct to guess the whereabouts of the fish they will catch. The purpose of this study was to determine the composition of the catch and the size distribution of the catch as well as the appropriate size for catching gill net fishermen at PPI Ujung Serangga, Susoh sub-district, Southwest Aceh. Methods of data collection is done by means of observation and interviews. Collecting data for catches by taking samples, namely the number of ships. The number of ships in this study were 12 ships. The data analysis used was descriptive qualitative analysis to determine the composition of the catch in the form of fish identification and to determine the size of the catch in the form of long intervals of all types of fish. The results obtained as many as 13 types of fish with a total of 123,591 kg. and catch composition of 42% suitable to be caught and 58% not suitable to be caught. Thus, it can be concluded that the catches of gill nets have various types of fish with different fish length intervals and have a higher percentage composition of fish catches that are not fit to be caught than fish that are fit to be caught. Keywords: Gillnets, Analysis, Catches, Southwest Aceh
BIODIVERSITAS TANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PPI LHOK BENGKUANG, TAPAKTUAN, ACEH SELATAN (Nazira Putri, 2024)
KAJIAN HASIL TANGKAPAN IKAN DEMERSAL PADA ALAT TANGKAP RAWAI DASAR DI PPI UJUNG SERANGGA, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (HAFIZAH FAJRIANA, 2025)
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI TPI LHOK RUKAM, TAPAKTUAN, ACEH SELATAN (ikmaliana, 2023)
ANALISIS HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (GILLNET) DI DESA BANTAYAN, KECAMATAN SEUNUDDON, KABUPATEN ACEH UTARA (RAHMAWATI, 2022)
STANDARISASI STATUS PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI)UJUNG SEURANGGA DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (DYVA MAHDA WAHYUNI, 2018)