<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105475">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL TANGKAI DAUN BETADINE (JATROPHA MULTIFIDA L) SEBAGAI HEMOSTASIS PERDARAHAN PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Elvita Nora Susana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Perdarahan adalah kondisi medis yang sering ditemui dalam praktik klinik Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok. Modalitas penatalaksanaan perdarahan terus berkembang seiring kemajuan teknologi kedokteran. Termasuk penggunaan agen hemostasis yang berasal dari tumbuhan. Jatropha multifida L (tanaman betadine) mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan fenol dan berpotensi memiliki efek hemostasis. Tujuan: Mengetahui efektivitas ekstrak etanol tangkai daun betadine (Jatropha multifida L) terhadap proses hemostasis untuk mempersingkat waktu perdarahan, meningkatkan pembentukan fibrin dan vasokonstriksi pembuluh darah pada hewan coba tikus putis. Metode: Penelitian eksperimental post-test only control group design pada hewan coba tikus putih (Rattus novergicus) yang terbagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif (asam traneksamat) dan kelompok yang diberikan ekstrak etanol tangkai daun betadine konsentrasi 3,125% (P1), 6,25% (P2), dan 12,5% (P3). Penilaian dilakukan terhadap waktu perdarahan, peningkatan pembentukan fibrin, dan vasokonstriksi pembuluh darah pada luka insisi model hewan coba. Hasil: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol tangkai daun betadine (P1, P2, P3) terhadap waktu perdarahan (nilai p = 0,038) dan perubahan diameter pembuluh darah (nilai p = 0,005). Sementara untuk pembentukan fibrin, pengaruh pemberian ekstrak etanol tangkai daun betadine tidak signifikan (Nilai p = 0,358).  Kelompok P2 menunjukkan selisih perbedaan waktu perdarahan paling besar yaitu 24,83 detik (nilai p=0,004) dan selisih rerata diameter pembuluh darah paling besar yaitu 2463,45 μm2 (nilai p &lt; 0,001) bila dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif dan kelompok lainnya (kontrol positif, P1, dan P3).  Kesimpulan: Ekstrak etanol tangkai daun betadine (Jatropha multifida L) berpotensi memiliki efek terhadap hemostasis, yaitu mempersingkat waktu perdarahan dan mempercepat waktu vasokonstriksi pembuluh darah. Namun, tidak optimal pengaruhnya terhadap pembentukan fibrin.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BLOOD VESSELS - SURGERY</topic>
 </subject>
 <classification>617.413</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105475</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 14:58:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-06 10:50:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>