<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105470">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SELF-EFFICACY DALAM PENCEGAHAN INFEKSI; CUCI TANGAN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL HUDA AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu sasaran keselamatan pasien di rumah sakit adalah menurunkan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Namun data tentang infeksi nosokomial pada pasien yang terjadi di rumah sakit terus meningkat baik secara global maupun nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan self-efficacy dalam pencegahan infeksi; cuci tangan pada mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian kuantitatif korelatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang melibatkan 145. Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala tahun masuk 2022. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pencegahan infeksi; cuci tangan dan self-efficacy, analisa data menggunakan uji statistik deskriptif dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,9% responden memiliki pengetahuan tentang pencegahan infeksi; cuci tangan pada kategori baik, 55,9% responden memiliki self-efficacy tinggi, namun tidak ada hubungan pengetahuan dengan self-efficacy pencegahan infeksi; 6 langkah cuci tangan (p-value = 0.425), 5 momen cuci tangan (p-value = 0.850), dan secara umum pengetahuan pencegahan infeksi; cuci tangan (p-value =. 0.854).  Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan self-efficacy pencegahan infeksi; cuci tangan pada mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Diharapkan kepada Institusi Pendidikan dan mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan infeksi; cuci tangan bagi yang masih berada pada kategori sedang dan kurang serta meningkatkan self-efficacy bagi yang masih rendah dalam upaya menurunkan angka infeksi di tatanan pelayanan kesehatan tempat praktik berlangsung.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INFECTION - HUMAN - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105470</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 13:17:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-21 15:03:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>