<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105432">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMILIHAN MODA ANTARA KENDARAAN PRIBADI DAN TRANS KOETARADJA MENGGUNAKAN METODE DIRECT DEMAND HYBRID CHOICE MODEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tjut Rizqi Maysyarah Hadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kota Banda Aceh merupakan salah satu kota di Indonesia yang sedang mengalami peningkatan pada kepemilikan kendaraan pribadi dalam melakukan aktivitas mandatory dan aktivitas non mandatory. Dengan adanya peningkatan kepemilikan kendaraan pribadi dapat berdampak kepada permasalahan sistem transportasi. Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan telah menyediakan angkutan umum yaitu Bus Trans Koetaradja yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas serta dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variabel terukur (observed) dan variabel motivasi laten (unobserved) terhadap pemilihan moda pada aktivitas mandatory dan menganalisis pengaruh variabel terukur (observed) dan variabel motivasi laten (unobserved) terhadap pemilihan moda pada aktivitas non mandatory. Penelitian ini menggunakan data Revealed Preference (RP) dikumpulkan dari 200 responden untuk aktivitas mandatory dan 200 responden untuk aktivitas non mandatory, responden merupakan pengguna Trans Koetaradja dan pengguna kendaraan pribadi di Kota Banda Aceh dan sekitarnya. Metode pemodelan dan analisis data yang digunakan adalah gabungan dari Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan Discrete Choice Model (DCM) yang disebut dengan Hybrid Choice Model (HCM). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa atribut yang signifikan mempengaruhi pemilihan moda pada aktivitas mandatory adalah pekerjaan, pendapatan perbulan, kepemilikan SIM C, jarak tujuan perjalanan, waktu tempuh dengan moda, faktor permasalahan kendaraan pribadi, kualitas Trans Koetaradja, dan kepuasan terhadap Trans Koetaradja. Sedangkan pada aktivitas non mandatory adalah pendidikan terakhir, jenis pekerjaan, pendapatan perbulan, kepemilikan SIM A, tujuan perjalanan, faktor permasalahan kendaraan pribadi, kualitas Trans Koetaradja, dan kepuasan terhadap Trans Koetaradja.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Aktivitas Mandatory dan Non Mandatory, Confirmatory Factor Analysis Model, Discrete Choice Model, Hybrid Choice Model.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION EQUIPMENT - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>629.046</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105432</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 09:29:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-04 11:18:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>