<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105430">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SISTEM ANTRIAN BANK YANG OPTIMAL MENGGUNAKAN MODEL ANTRIAN (M/M/S):</title>
  <subTitle>(FCFS/∞/∞)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Marhamah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada instansi penyedia layanan keuangan seperti Bank, antrian merupakan keadaan di mana nasabah yang membutuhkan pelayanan harus menunggu untuk mendapatkan pelayanan. Antrian terjadi karena tingginya kedatangan nasabah melebihi kapasitas pelayanan. Teori antrian adalah teori yang berkaitan dengan studi matematis dari antrian-antrian atau garis tunggu nasabah. Tujuan penelitian ini memperoleh model antrian yang optimal pada suatu Bank menggunakan distribusi kedatangan dan waktu pelayanan. Sistem antrian dikatakan optimal ketika nilai kuantitas steady state kurang dari 1 atau nilai rho kurang dari 1 yang artinya laju kedatangan tidak lebih besar dari laju pelayanan dan jumlah server pelayanan. Berdasarkan analisa yang dilakukan, model antrian pada Bank X yang diperoleh yaitu(M/M/5):(FCFS/∞/∞) yang berarti kedatangan nasabah berdistribusi Poisson dan waktu pelayanan pelayanan nasabah berdistribusi Eksponensial. Jumlah server pelayanan pada Bank X sebanyak 5 server, dengan disiplin antrian first come first served yang artinya nasabah yang datang pertama mendapatkan pelayanan terlebih dahulu. Kapasitas sistem antrian dan sumber populasi yang dimiliki tidak terbatas. Rata-rata laju kedatangan yang diperoleh sebesar 0,3246 nasabah per menit dengan rata-rata laju pelayanan sebesar 0,2839 nasabah per menit.  Nilai rata-rata steady state yang diperoleh yaitu 0,2348, yang artinya rho kurang dari 1 maka sistem antrian pada Bank X sudah optimal sehingga tidak dilakukan penambahan server. Telah diperoleh pula ukuran-ukuran kefektifan pada model antrian berupa peluang rata-rata teller sedang tidak melayani nasabah sebesar 34,08% dari keseluruhan pelayanan. Rata-rata jumlah nasabah dalam antrian sebanyak 1 nasabah dengan rata-rata waktu nasabah harus menunggu dalam antrian  adalah 0,0310 menit dan rata-rata waktu yang dihabiskan nasabah dalam sistem adalah 3,6520 menit dengan rata-rata jumlah nasabah yang menunggu dalam sistem  adalah 1 nasabah. Pada sistem antrian Bank X, diperoleh minimum server supaya sistem antrian tetap optimal adalah saat jumlah servernya 3 dan diperoleh model antriannya yaitu (M/M/3):(FCFS/∞/∞).&#13;
&#13;
Kata kunci : Antrian, Bank, Distribusi Kedatangan, Distribusi Waktu Pelayanan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105430</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 09:00:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 12:14:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>