STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENSOSIALISASIKAN STUNTING KEPADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENSOSIALISASIKAN STUNTING KEPADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Muhammad Hilmi Bahagia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rahmawati - 196209022000122003 - Dosen Pembimbing I
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam mensosialisasikan stunting kepada masyarakat Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dalam bidang ilmu komunikasi, dan menggunakan Teori Pemasaran Sosial yang dipelopori oleh Philip Kotler serta di analisis berdasarkan Strategi Komunikasi menurut Arifin Anwar (1994). Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling yang terdiri dari staff dan tim sosialisasi stunting dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh yang berjumlah empat orang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh secara umum menilai semua lapisan masyarakat merupakan khalayak dari sosialiasi, sedangkan secara khusus khalayaknya lebih kepada orang tua terutama dari pihak ibu, penyusunan pesan yang dilakukan oleh pihak Dinas lebih mengarah ke hal edukasi dan disampaikan melalui bahasa yang ringan, lemah lembut, ramah dan mudah dipahami oleh masyarakat, metode yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam mensosialisasikan stunting adalah edukatif, informatif, redundancy dan persuasif melalui penyuluhan, latihan, konseling, dan puskesmas keliling, dalam menggunakan media untuk menyampaikan sosialisasi, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menggunakan media yang variatif, dimulai dari face to face secara langsung, media cetak seperti pamflet dan leaflet, media sosial seperti Instagram hingga media massa seperti radio dan televisi.

Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Sosialisasi, Stunting, Masyarakat Kota Banda Aceh

This study aims to determine how the communication stragtegy of Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh in disseminating stunting to the people of Banda Aceh City. This study uses qualitative approach with descriptive analysis method in the scope of communication studies and use Social Marketing Theory pioneered by Philip Kotler and also analyzed with Communication Strategi by Arifin Anwar (1994). The informants in this study determined by purposive sampling and consisted of four staff and stunting socialization team from Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Data collection methods used in this study were indepth interviews, observation and documentation. The analysis technique that used is data reduction, data presentation, conclusion and verification. The result of the study indicate that Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh generally appraised all of the society are part of the socializations audience, while specifically the audience is more to parents specially mothers, preparation of messages that carried out by Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh were towards more to educations and delivered with a light using language, gentle, friendly and easy to understand, the methods that set by Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh in disseminating stunting were educative, informative, redundancy and persuasive through counseling, training and mobile health centers, the media usage by Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh in disseminating stunting were variative, starts by face to face, printed media such as pamphlets and leaflets, social media such as Instagram and also mass media such as radio and television. Key Words : Communication Strategy, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Socialization, Stunting

Citation



    SERVICES DESK