<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105389">
 <titleInfo>
  <title>KONSEP DIRI DAN HARGA DIRI PADA PEREMPUAN USIA MUDA KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AINA TAZKIA WADIEEN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Persoalan kekerasan dalam rumah tangga seperti fenomena gunung es yang terlihat sangat kecil pada permukaannya tetapi di dalamnya terkait persoalan masalah yang begitu kompleks. Pada tahun 2022 Komnas Perempuan Indonesia merilis Catatan Tahunan yang memberikan gambaran mengenai peningkatan persentase kekerasan yang terjadi terhadap perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konsep diri dan harga diri pada perempuan usia muda yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik wawancara mendalam dan observasi non-partisipan. Jumlah subjek penelitian sebanyak 5 orang, dengan kriteria yaitu perempuan berusia 18-24 tahun korban kekerasan dalam rumah tangga di kota Banda Aceh khususnya yang mengalami kekerasan fisik dan kekerasan psikis. Teori yang digunakan yaitu Teori Atribusi Fritz Heider 1958. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi sumber, yang mana dalam hal ini wawancara juga dilakukan terhadap informan sebagai cross check data menggunakan dokumen, hasil wawancara dan observasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa subjek memiliki konsep diri yang positif hal ini dapat dilihat dari para subjek yang mampu menunjukan sikap penerimaan diri yang baik serta memiliki daya tarik yang tinggi untuk hidup dan sudah berdamai dengan kehidupannya. Selain itu subjek juga menunjukan harga diri yang tinggi atau positif hal ini dapat dilihat pada sikap subjek yang optimis dan memiliki percaya diri yang tinggi terhadap kehidupannya, dan juga subjek menilai bahwa dirinya berharga dan berguna bagi lingkungannya.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Konsep Diri, Harga Diri, Perempuan Usia Muda, Kekerasan dalam Rumah Tangga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105389</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 15:01:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 09:05:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>