<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105386">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN VARIABEL KLINIS SEBAGAI PREDIKTOR  MORTALITAS  PADA CEDERA KEPALA BERAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riza Pratama Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cedera  kepala masih menjadi  penyebab   utama  kematian  dan  kecacatan   di seluruh   dunia   Sebuah   prediksi   prognosis    yang   akurat   sangat   penting   untuk membuat  suatu  keputusan  mengenai  tindakan yang agresif atau hanya  perawatan berdasarkan faktor kemanusiaan.  Penelitian  ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel-variabel   klinis   yang   dapat   digunakan  untuk   memprediksi   mortalitas pasien cedera kepala berat.   Ini merupakan  penelitian  analitik  non-eksperimental dengan   rancangan  cross  sectional.  Sampel  penelitian   ini adalah   pasien  cedera kepala  berat  yang  dirawat  di  RSUD.  Dr.  Zainoel  Abidin  Banda  Aceh,  berjumlah&#13;
103 orang.  Hasil penelitian dari  103  pasien  cedera  kepala  berat  didapatkan pasien&#13;
cedera  kepala berat  yang  hidup  31  kasus  (30,1%), dan yang  meninggal  72  kasus (69,9%).   Uji  chi-square  yang   dilakukan  pada   setiap   variabel  klinis  terhadap mortalitas pasien  cedera  kepala  berat  menunjukkan  bahwa  terdapat dua  variabel yang   mempunyai   hubungan   yang   bermakna  (p0,05)   yaitu,   umur   (p=O, 173),  jenis kelamin  (p=0,601), dan  hipotensi  (p=0,191).  Analisis  multivariat dengan  regresi logistik    terhadap     variabel    reaktifitas   pupil    (OR=12,203)   dan    nilai    GCS (OR=0,102)   menunjukkan bahwa  pasien  dengan  pupil  bereaksi  dan isokor  dan pupil  bereaksi  dan  anisokor   memiliki   peluang   hidup   12,203  kali  dibandingkan pasien  dengan  pupil hanya  satu yang bereaksi dan pupil tidak bereaksi, sedangkan pasien  dengan   nilai  GCS  3-5  memiliki  peluang   hidup  0,102  kali  dibandingkan pasien  dengan  nilai  GCS  6-8. Kesimpulan  dari  penelitian   ini adalah  reaktifitas pupil  dan  nilai  GCs mempunyai hubungan   yang  bermakna   terhadap  mortalitas pasien cedera  kepala  berat.&#13;
&#13;
Kata k:unci :  variabel  klinis, cedera  kepala  berat, mortalitas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAD - HUMAN ANATOMY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CLINICAL MEDICINE - DIAGNOSIS</topic>
 </subject>
 <classification>611.91</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105386</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 14:45:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-22 09:57:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>