<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105300">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI DINAS KOPERASI, USAHA KECIL MENENGAH DAN PERDAGANGAN KOTA BANDA ACEH DALAM PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI ERA DIGITAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MOCHAMAD JAELANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan Kota Banda Aceh. Permasalahan yang terjadi di lapangan tentang pemberdayaan UMKM di kota Banda Aceh, salah satunya adalah kemampuan pelaku usaha dalam bersaing yang disebabkan oleh belum optimalnya pemberdayaan yang dilakukan oleh pemerintah, program seminar dan pelatihan yang bersifat sementara, dengan jumlah UMKM Kota Banda Aceh mencapai 16.300 jiwa pada 2021 dengan pelatihan yang terhitung masih sedikit di laksanakan sehingga dirasa kurang efektif dalam menjadikan pelaku usaha kreatif dan inovatif di kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi dinas koperasi UKM dan perdagangan kota Banda Aceh dalam memberdayakan para pelaku UMKM di era digital. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Penelitian ini menggunakan teori strategi dan teori pemberdayaan. Teknik pengumpulan data melalui hasil wawancara ditentukan dengan porposive sampling dan kepustakaan. Analisis data dengan reduksi data sehingga dapat menarik kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil peneletian menunjukan bahwa dalam pelaksaanaan strategi programnya belum dapat tersampaikan secara optimal, informasi mengenai program-program dinas kepada pelaku UMKM belum secara tepat dan menyeluruh. Faktor penghambat diantaranya kurangnya pemahaman akan teknologi dan kemauan untuk berkembang mengikuti kemajuan teknologi bagi pelaku UMKM dan belum sepenuhnya mencari informasi untuk mengembangkan UMKM mereka dalam hal strategi pemasaran tentang produknya. Disarankan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh harus mampu melihat apa yang di butuhkan oleh para pelaku UMKM selain promosi secara langsung dengan kemitraan promosi juga harus dilakukan dengan cara berperan aktif mengelola akun sosial media nya untuk mempromosikan program-programnya secara tepat, agar program-programnya dapat tepat sasaran dan efektif kepada para pelaku UMKM di Kota Banda Aceh, dan dapat meningkatkan perkonomian UMKM Kota Banda Aceh di era digital.&#13;
Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan,UMKM, Era Digital&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105300</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 17:06:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-23 09:34:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>