<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105278">
 <titleInfo>
  <title>SIFAT LEMPENG LAUT DARI SINYAL GEMPA DALAM REGIONAL:</title>
  <subTitle>KELOMPOK KECEPATAN GELOMBANG BADAN DI PESISIR TAIWAN</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR HADI ISMANTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengenai sifat lempeng laut dari sinyal gempa dalam regional:kelompok kecepatan gelombang badan di pesisir Taiwan, bertujuan untuk melihat grup kecepatan dari getaran gempa dalam di daerah pesisir Taiwan sebagai salah satu sifat lempeng laut pada zona subduksi dengan menggunakan metode picking, dimana sinyal gempa dianalis dengan menggunakan perangkat lunak SAC (seismic analysis code) dan python 3. Hasil penelitian menunjukkan lokasi gempa sering terjadi di zona subduksi ryukyu dan diketahui beberapa stasiun mengalami dispersi. Stasiun yang mengalami dispersi akan memiliki keterlambatan waktu tiba 1 – 1.5 detik. Dispersi di sebabkan sinyal gempa yang terperangkap oleh kerak samudera. Hasil pengamatan menunjukkan frekuensi rendah tiba terlebih dahulu dibanding frekuensi tinggi. rata – rata nilai pengurangan kecepatan 8% pada gelombang P dan menandakan adanya fenomena guided wave.  Guided wave hanya dapat diamati jika tereksitasi oleh sumber yang terletak di dekat atau di dalam saluran berkecepatan (Low velocity layer) di zona subduksi ryukyu. Sinyal yang merambat di sepanjang kerak samudera dengan kecepatan 7.6 Km/s akan terperangkap pada lapisan berkecepatan rendah dan mengalami pengurangan kecepatan sebesar 8%. Kecepatan sinyal yang telah mengalami pengurangan sebesar 8% akan dibagi dengan dominan frekuensi 1 – 3 Hz maka diketahui ketebalan kerak samudera 2.33 – 6.99 km.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Dispersi, Kecepatan, Sinyal, Guided wave, Frekuensi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105278</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 15:33:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 15:48:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>