<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105271">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH CAMPURAN ABU VULKANIK TERHADAP NILAI KUAT GESER TANAH PADA  JALAN ELAK KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AMALIA SUNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanah pada borrow area Jalan Elak Kota Lhokseumawe pada koordinat 5º07’45’’N 97º08’’37’’E, selama ini banyak digunakan sebagai material lapisan subgrade pada Jalan Elak Kota Lhokseumawe. Terlihat telah terjadi kerusakan-kerusakan setempat pada badan jalan seperti ketidak rataan dan retakan-retakan memanjang pada permukaan jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh abu vulkanik sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai berat volume kering dan kuat geser tanah. Perbaikan sifat-sifat tanah dengan mencampurkan bahan stabilisasi dengan presentase 0%, 7,5%, 10%, 12,5% dan 15% dari berat tanah kering. Benda uji geser langsung diambil dari mold CBR pada kondisi rendaman dengan lama pemeraman empat hari dan tanpa rendaman. Serangkaian pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kandungan kimia tanah dan abu vulkanik, kadar air, berat spesifik, analisa saringan butiran, batas cair, batas plastis, pemadatan dan geser langsung. Pengujian dilakukan pada Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Lhokseumawe. Hasil dari penelitian ini didapat nilai kadar air = 29,38%, berat jenis = 2,65, PL= 34,58%, LL = 66,80%, PI = 32,19% (&gt; 17%), berdasarkan sistem klasifikasi American Association of State Highway Transportation Official (AASHTO), tanah tersebut termasuk dalam kelompok tanah A-7-5 (34), menurut Unified Soil Classification System (USCS), hasil analisa ukuran butiran menunjukkan tanah termasuk dalam kelompok CH. Penambahan abu vulkanik dapat meningkatkan berat spesifik dan nilai berat volume kering, menurunkan kadar air OMC dan indeks plastis sampai 12,5%, namun terjadi penurunan pada campuran 15%. Peningkatan juga terjadi terhadap nilai sudut geser dan kohesi pada campuran 7,5% sampai 12,5%, setelah itu  nilai sudut geser dan kohesi kembali menurun pada campuran 15%. Pengaruh yang terjadi pada parameter kuat geser sudut geser dan kohesi tersebut sejalan dengan pengaruh yang terjadi pada kuat geser tanah (tho)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105271</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 15:20:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 15:42:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>