<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105261">
 <titleInfo>
  <title>THE IMPACTS OF YOUTUBE VIDEOS AS AUTHENTIC SPEAKING MODEL AND TEACHER’S SCAFFOLDING ON STUDENTS’ SPEAKING SKILL  IMPROVEMENT AND LEARNING MOTIVATION (AN EXPERIMENTAL STUDY AT SMAN 1 TAPAKTUAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sriayu Nahrisya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak: Kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris merupakan hal yang sangat krusial untuk dikuasai &#13;
di era sekarang, tidak hanya untuk tujuan akademik, namun juga untuk sektor lainnya. Sekarang, video &#13;
YouTube secara luas digunakan sebagai media untuk mendukung proses pembelajaran di kelas, termasuk &#13;
dalam mengajar kelas speaking. Scaffolding merupakan salah satu strategi yang digunakan oleh banyak &#13;
guru di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari video YouTube sebagai model speaking &#13;
otentik (authentic speaking model) dengan strategi scaffolding guru terhadap peningkatan kemampuan &#13;
speaking siswa dan motivasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dimana melibatkan &#13;
siswa kelas XI, SMA N 1 Tapaktuan. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, dimana responden &#13;
dibagi kedalam dua kelompok, yaitu kelas control dan kelas eksperimen. Hanya kelas eksperimen yang &#13;
menerima perlakuan (treatment) yang dilakukan pada enam pertemuan dimana video YouTube &#13;
diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran. Hasil dari kelas eksperimen menunjukkan bahwa mayoritas &#13;
siswa mengalami peningkatan pada kemampuan berbicara mereka. Kemampuan berbicara siswa dinilai &#13;
menggunakan IELTS Speaking Band Descriptor sebagai rubrik penilaian. Selanjutnya, kuisioner &#13;
didistribusikan di akhir tes untuk mengetahui bahwa kebanyakan siswa merasa termotivasi untuk belajar &#13;
Bahasa Inggris, khususnya untuk kemampuan speaking, ketika video YouTube dan strategi scaffolding &#13;
digunakan di dalam kelas. &#13;
Kata Kunci: Authentic Speaking Model, YouTube, Scaffolding, Kemampuan Speaking, Motivasi Belajar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SPEAKING - APPLIED LINGUISTICS</topic>
 </subject>
 <classification>418</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105261</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 14:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-13 09:33:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>