Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KERENTANAN PESISIR WILAYAH SABANG DI TINJAU DARI PARAMETER HIDRO-OSEANOGRAFI
Pengarang
Alma Alfatat - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Irham - 197108211999031001 - Dosen Pembimbing I
Yudi Haditiar - 199306302021021101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1811101010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
551.46
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Telah dilakukan penelitian tentang indeks kerentanan pesisir di tinjau dari parameter
hidro-oseonografi dengan studi khasusunya dilakukan di wilayah Pulau Sabang yang
berlangsung dari bulan Januari hingga Juni 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menilai
indeks kerentanan pesisir di wilayah Pulau Sabang berdasarkan parameter hidrooseonografi. Metode yang digunakan adalah Coastal Vulnerability Indeks (CVI) dengan
lima variabel oseanografi yaitu kemiringan, salinitas, pasang surut, kenaikan muka laut
dan tinggi gelombang signifikan pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan
lansung di lapangan dan pengambilan data skunder pada beberapa situs yang berwenang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesisir wilayah Pulau Sabang di golongkan
kedalam tingkat kerentanan tidak rentan dan kurang rentan dengan nilai CVI berkisar
antara 0 – 10 memiliki kerentanan tidak rentan 53,8 Km (55,95 %) yang mendominasi
pada Kecamatan Sukarya dan untuk kelas tidak rentan 48 Km (44,05%) yang
mendominasi Kecamatan Sukajaya hal tersebut karena wilayah Sabang memiliki
kenikaikan muka laut yang tidak tinggi yaitu 2,3 cm/tahun dan salinitas pada air sumur
yang masih normal sehingga masih aman untuk digunakan untuk kehidupan sehari-hari
oleh masyarakat pesisir di wilayah pulau sabang.
Kata Kunci : coastal vulnerability indeks, parameter hidro-oseonografi, pesisir
Research has been carried out on the coastal vulnerability index in terms of hydropoceonographic parameters with a typical study carried out in the Sabang Island area which takes place from January to June 2022. This study aims to assess the coastal vulnerability index in the Sabang Island area based on hydro-oceonographic parameters. The method used is the Coastal Vulnerability Index (CVI) with five oceanographic variables, namely slope, salinity, tides, sea level rise and significant wave height. Data collection is carried out by direct collection in the field and secondary data collection at several authorized sites. The results of this study indicate that the coastal area of Sabang Island is classified into the level of vulnerability not vulnerable and less vulnerable with a CVI value ranging from 0-10 having a vulnerability not vulnerable to 53.8 km (55.95%) which dominates in Sukarya District and for classes not vulnerable. This is because the area of Sabang has a low sea level rise of 2.3 cm/year and the salinity in well water is still normal so it is still safe to use for daily life. by coastal communities on the island of Sabang. Keyword : coastal vulnerability indeks, hidro-oseonographic,coast
ANALISIS KERENTANAN HIDRO-OSEANOGRAFI KABUPATEN ACEH JAYA WILAYAH BARAT (Ahmad Firdaus Hakiki, 2024)
ANALISIS KERENTANAN HIDRO-OSEANOGRAFI KABUPATEN ACEH JAYA WILAYAH TIMUR (Muhammad febrian Nugroho, 2025)
INDEKS KERENTANAN PESISIR MENGGUNAKAN PARAMETER HIDRO-OSEANOGRAFI DI PULAU BREUH KECAMATAN PULO ACEH (Ayu Israini, 2022)
INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH SABANG RNDITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI (VICA ARMAYA, 2022)
KAJIAN OSEANOGRAFI UNTUK INDEKS KERENTANAN PASISIR (CVI) DI PANTAI UTARA KABUPATEN ACEH BESAR (WAHYU AL SANNURA, 2021)