<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105222">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KELAYAKAN USAHA PERIKANAN GILLNET DI KETAPANG INDAH, SINGKIL UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meilisa Wahyuni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produksi perikanan tangkap di Kecamatan Singkil Utara selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan dengan produksi rata-rata 1.957.501 ton/tahun. Nelayan di Singkil Utara mayoritas menggunakan alat tangkap gillnet untuk meningkatkan produksi perikanan. Selain itu Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Anak Laut juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi di Singkil Utara. Namun beberapa tahun terakhir PPI Anak Laut yang terletak di Ketapang Indah tidak bisa digunakan, sehingga nelayan tidak bisa melakukan bongkar muat. Hal itu dikhawatirkan dapat menurunkan tingkat kesejahteraan nelayan, nelayan di Ketapang Indah termasuk nelayan tradisional yang memanfaatkan sumberdaya perikanan sebagai mata pencarian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kelayakan usaha perikanan gillnet di Desa Ketapang Indah layak dilanjutkan atau tidak. Penelitian ini dilakukan di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara pada bulan Juni 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode survei. Pengambilan data berupa biaya investasi, biaya tetap, biaya tidak tetap dan pendapatan secara sensus pada 9 unit kapal gillnet dengan mewawancarai nahkoda setiap kapal. Analisis data yang digunakan ialah analisis finansial. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan pendapatan usaha perikanan gillnet di Desa Ketapang Indah sebesar Rp.693.733.333 dan dengan Keuntungan rata-rata Rp. 381.870.640 pertahun. Perhitungan analisis finansial memperoleh nilai NPV&gt; 1, dengan nilai rata-rata Rp. 346.372.846, nilai Net B / C &gt; 0 dengan nilai rata-rata 14,39 dan nilai IRR dengan nilai rata-rata 15,91%, lebih besar dari tingkat suku bunga pada saat ini (4,25%) sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha perikanan gillnet di Ketapang Indah layak untuk dilanjutkan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Gillnet, Kelayakan Usaha, Ketapang Indah, Singkil Utara&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105222</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 11:27:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 12:28:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>