FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERAWAT TERHADAP PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PERAWATAN LUKA POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERAWAT TERHADAP PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PERAWATAN LUKA POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEHRNTAHUN 2011


Pengarang

Fitri ZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101020061

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tindakan perawatan luka yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dapat mengurangi mutu pelayanan dalam keperawatan dan tidak dapat memberikan rasa aman bagi para perawat. Penerapan SOP yang maksimal sangat ditentukan oleh perilaku perawat dalam melakukan tindakan perawatan luka yang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana dan penghargaan bagi perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perawat terhadap penerapan standar operasiolal prosedur perawatan luka post operasi di ruang Jeumpa I, II. dan Ill RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2011. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu
40 responden, pengumpulan data dengan membagikan kuesioner dan observasi. Metode
analisis data ini menggunakan teknik korelasi yang menggunakan perangkat komputer dengan uji chi-square. Hasil Penelitian adalah pengetahuan perawat kurang (52,5%). Sikap perawat baik (52.5%). Ketersediaan sarana perawatan luka kurang mendukung (80%). Penghargaan perawat (55%). Penerapan SOP perawatan luka post operasi kurang (70%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat (p value
0,003 < 0,05), Sikap perawat (p value 0,011 < 0,05), Ketersediaan sarana perawatan luka (p value 0,002 < 0,05), Penghargaan perawat (p value 0,001 < 0,05) terhadap
penerapan SOP perawatan luka post operasi di ruang Jeumpa I, II, dan Ill RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Saran yang direkomendasikan pada penelitian ini adalah perlu adanya sosialisasi atau pelatihan secara berkala yang diberikan kepada perawat di ruang rawat inap tentang SOP agar perawat dapat menjalankan SOP perawatan luka post operasi secara benar.



Kata kunci : Perilaku perawat, SOP perawatan luka post operasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK