<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105207">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS ISOLAT RIZOBAKTERI INDIGENOUS SEBAGAI BIOSTIMULAN TERHADAP PERTUMBUHAN TIGA RNVARIETAS TANAMAN NILAM ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS LAINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman herba aromatik yang digunakan dalam berbagai kegiatan industri. Beberapa varietas unggul nilam Aceh diantaranya adalah Tapak Tuan, Lhokseumawe, dan Sidikalang. Hal ini menjadikan nilam Aceh sebagai prospek pengembangan kedepannya. Namun, produksi nilam di Aceh dalam 5 tahun terakhir mengalami fluktuasi yang disebabkan karena petani belum menerapkan teknik budidaya nilam yang baik. Selain itu, aspek kelestarian lingkungan belum mendapat perhatian dari berbagai pihak. Perlu adanya upaya perbaikan teknik budidaya nilam yang baik terutama pemupukan yang ramah lingkungan salah satunya memanfaatkan agen hayati, yaitu rizobakteri yang diisolasi langsung dari perakaran nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis isolat rizobakteri sebagai biostimulan dan varietas serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman nilam Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Nino Park yang berlangsung dari bulan Januari 2022 hingga Juni 2022. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 10x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu 10 jenis isolat rizobakteri dan 3 jenis varietas nilam. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang pada umur 4, 8, dan 12 minggu setelah aplikasi (MSA), bobot biomassa basah, berat akar basah, panjang akar, volume akar, bobot biomassa kering, berat akar kering, dan luas per helai daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat rizobakteri berpengaruh dalam memacu pertumbuhan tanaman nilam Aceh. Isolat rizobakteri PS 4/2, KI 8/3 dan CL 4/1 merupakan lebih baik dalam menunjang pertumbuhan tanaman berdasarkan peubah tinggi tanaman, jumlah daun,  cabang umur, bobot biomassa basah dan kering, panjang akar serta berat akar basah dan kering. Jenis varietas berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman nilam Aceh. Sidikalang merupakan varietas yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman nilam berdasarkan peubah tinggi tanaman, jumlah daun umur 4, 8, dan 12 MSA, jumlah cabang umur 4 MSA, bobot biomassa basah dan kering, panjang akar, volume akar serta luas per helai daun. Terdapat interaksi antara isolat rizobakteri dan varietas tanaman nilam Aceh. Interaksi sangat nyata terdapat pada peubah berat biomassa kering dan berat akar kering pada umur 12 MSA. Interaksi nyata terdapat pada peubah tinggi tanaman, jumlah daun 12 MSA dan jumlah cabang 8 dan 12 MSA. Interaksi terbaik terdapat pada isolat rizobakteri CL 4/1 dan vaerietas Sidikalang berdasarkan peubah jumlah daun. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Nilam, Rizobakteri, Biostimulan, Varietas&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105207</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 10:54:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 15:50:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>