<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105206">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PATRON KLIEN ANTARA PETANI DAN AGENRNDALAM PENENTUAN HARGA MINYAK SERAI WANGIRN(STUDI DI KAMPUNG URING KECAMATAN PINING RNKABUPATEN GAYO LUES)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ISMAIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Petani serai wangi yang ada di Kabupaten Gayo Lues mengalami permasalahan&#13;
terkait tidak stabilnya harga minyak serai wangi. Petani serai wangi banyak yang&#13;
lesu akibat dari tidak stabilnya harga ketika menjual produk tersebut pada agen.&#13;
Berbeda halnya dengan Kampung Uring Kecamatan Pining yang sampai saat ini&#13;
tetap memproduksi minyak serai wangi meskipun harga tidak stabil. Tujuan&#13;
penelitian ini ialah untuk melihat hubungan patron klien antara petani dan agen di&#13;
Kampung Uring Kecamatan Pining dalam menentukan harga jual minyak serai&#13;
wangi. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan&#13;
deskriptif. Pengumpulan data digunakan melalui observasi wawancara dan&#13;
dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hubungan patron klien antara&#13;
petani dan agen dalam penentuan harga baik itu secara inequality of exchange,&#13;
face to face character, dan difuse flexibility. Pada aspek inequality of exchange&#13;
terjadinya pertukaran yang tidak sama namun saling menguntungkan dan timbal&#13;
balik. Agen (patron) memberikan sumberdaya ekonomi dan perlindungan&#13;
terhadap petani serai wangi, bahkan petani serai wangi di Kampung Uring bisa&#13;
menggunakan sistem hutang kepada patronnya sebelum minyak serai wangi telah&#13;
selesai ia produksi. Pada aspek face to face character hubungan instrumental&#13;
antara agen dan petani dipengaruhi oleh kualitas barang, keterbukaan informasi&#13;
dan kejujuran. Pada aspek Difuse flexibility, karena sama-sama berasal dai&#13;
masyarakat Kampung Uring, maka ikatan agen dan petani juga terbentuk dalam&#13;
sosial masyarakat serta juga ada ikatan saudara.&#13;
Kata Kunci : Agen, Bisnis, Klien, Patron, Petani. &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105206</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 10:48:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 16:13:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>