AKTIVIS PEREMPUAN PEJUANG HAK ASASI MANUSIA (HAM) DARI ACEH: BIOGRAFI SURAIYA KAMARUZZAMAN (1968-2022) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVIS PEREMPUAN PEJUANG HAK ASASI MANUSIA (HAM) DARI ACEH: BIOGRAFI SURAIYA KAMARUZZAMAN (1968-2022)


Pengarang

Pipit Fitriyanah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulfan - 196107081989101001 - Dosen Pembimbing I
Drs. Mawardi, M.Hum., - 196803281993031001 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806101020016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP - Pendidikan Sejarah., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

920

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Fitriyanah, Pipit. 2022. Aktivis Perempuan Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Aceh: Biografi Suraiya Kamaruzzaman (1968-2022). Pembimbing:

(1) Drs. Zulfan.M.Hum (2) Drs. Mawardi, M. Hum., M. A

Penelitian ini berjudul “Perempuan Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Aceh: Biografi Suraiya Kamaruzzaman (1968-2022)”, adapun tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) menjelaskan latar belakang kehidupan Suraiya Kamaruzzaman sejak dini hingga dewasa serta riwayat pendidikannya, (2) untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi Suraiaya Kamaruzzaman menjadi aktivis HAM, (3) untuk menjelaskan kiprah Suraiya Kamaruzzaman sebagai aktivis perempuan pejuang HAM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian historis (sejarah). Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Sumber-sumber yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder, sumber primer diperoleh dari hasil wawancara dan dokumen, sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal, skripsi, berita, majalah, dan artikel yang berkaitan dengan Suraiya Kamaruzzaman sebagai aktivis perempuan pejuang HAM. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa: (1) Suraiya Kamaruzzaman terjun menjadi aktivis perempuan HAM tidak lepas dari dukungan keluarga dan kerabat untuk membantu perempuan korban konflik di Aceh, semangat keberanian Suraiya selama menjadi akivis diwariskan dari nama besar kakeknya sebagai ulama kharismatik Aceh dengan julukan Abu Lam U. (2) faktor yang mendorong Suraiya Kamaruzzaman menjadi aktivis perempuan HAM di latar belakangi oleh kondisi sosial, budaya, dan politik Aceh yang tidak stabil akibat konflik, Suraiya juga menempuh pendidikan Pascasarjana Jurusan Social Human Right di Hongkong University sehingga secara bidang keilmuan semakin mendukung Suraiya sebagai aktivis HAM. (3) kiprah Suraiya Kamaruzzaman sebagai aktivis perempuan HAM dari Aceh di dasari dengan adanya peran dalam pendirian Flower Aceh dan Balai Syura Uerung Inong Aceh (BSUIA) lembaga yang berfokus pada pemberdayaan perempuan serta memberikan bantuan advokasi kepada masyarakat yang membutuhkan, membuat Suraiya Kamaruzzaman memperoleh prestasi dan penghargaan sebagai aktivis perempuan yang inspiratif dari Aceh sebagai suri tauladan.

Kata Kunci: Biografi, Suraiya Kamaruzzaman

ABSTRACT Fitriyanah, Pipit. 2022. Women Activists Fighting for Human Rights (HAM) from Aceh: Biography of Suraiya Kamaruzzaman (1968-2022). Supervisor: (1) Drs. Zulfan.M.Hum (2) Drs. Mawardi, M. Hum., M. A This research is entitled "Women Fighting for Human Rights (HAM) from Aceh: Biography of Suraiya Kamaruzzaman (1968-2022)", while the objectives of this study are: (1) to explain the background of Suraiya Kamaruzzaman's life from early childhood to adulthood and his educational history, ( 2) to explain the factors that influenced Suraiaya Kamaruzzaman to become a human rights activist, (3) to explain the role of Suraiya Kamaruzzaman as a female human rights activist. This study uses a qualitative approach with historical research methods (history). The data collection techniques were carried out by means of interviews, documentation, and literature studies. The sources used include primary and secondary sources, primary sources are obtained from interviews and documents, secondary sources are obtained from books, journals, theses, news, magazines, and articles related to Suraiya Kamaruzzaman as a female human rights activist. Based on the results of the study, it can be seen that: (1) Suraiya Kamaruzzaman became a women's human rights activist because of the support of family and relatives to help women victims of the conflict in Aceh. Abu Lam U. (2) the factors that pushed Suraiya Kamaruzzaman to become a women's human rights activist were social, cultural, and political conditions in Aceh which were unstable due to the conflict, Suraiya also took postgraduate education in the Department of Social Human Rights at Hong Kong University so that in the field of science increasingly supports Suraiya as a human rights activist. (3) Suraiya Kamaruzzaman's gait as a women's human rights activist from Aceh was based on her role in the establishment of Flower Aceh and the Uerung Inong Aceh Syura Hall (BSUIA), an institution that focuses on empowering women and providing advocacy assistance to communities in need, making Suraiya Kamaruzzaman gain achievements. and awards for inspiring women activists from Aceh as role models. Keywords: Biography, Suraiya Kamaruzzaman

Citation



    SERVICES DESK