<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105157">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN DOSIS KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAPRIKA MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) PADA TANAH ANDISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mochammad Rhizal Effendhy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Paprika merupakan salah satu komoditas sayuran asing yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia dan bernilai ekonomi tinggi. Upaya untuk mengembangkan bisnis paprika cukup menjanjikan karena permintaan pasar akan sayuran ini juga terus meningkat. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi paprika yang optimal dengan pemupukan. Pemanfaatan pupuk hayati mikoriza serta pupuk kompos diupayakan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil paprika merah pada tanah andisol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mikoriza dan jenis kompos terhadap pertumbuhan dan hasil paprika merah pada tanah andisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3x4 dengan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu Jenis Mikoriza (M) terdiri atas 3 taraf yaitu M1= Glomus mosseae, M2= Gigaspora sp. dan M3= campuran (Glomus mosseae+Gigaspora sp.). Faktor kedua yaitu dosis Kompos (K) terdiri atas 4 taraf yaitu K0= 0 ton ha-1, K1= 10 ton ha-1, K2= 20 ton ha-1 dan K3= 30 ton ha-1. Jenis mikoriza berpengaruh sangat nyata pada berat buah pertanaman, berat basah  keseluruhan pertanaman, dan persentase akar terkolonisasi mikoriza. Parameter lain berpengaruh nyata pada tinggi tanaman (15, 30 dan 45 HSPT), diameter batang (15, 30, dan 45 HSPT), cabang produktif, berat buah pertanaman, berat rerata perbuah pertanaman, berat kering keseluruhan pertanaman, berat basah akar pertanaman, berat kering akar pertanaman. Pemberian dosis kompos yang berbeda menunjukkan pengaruh sangat nyata pada berat basah dan kering keseluruhan pertanaman. Interaksi antara jenis mikoriza dan dosis kompos memperoleh pengaruh sangat nyata pada berat rerata perbuah pertanaman dan berpengaruh nyata pada berat keseluruhan pertanaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105157</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 21:00:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 12:11:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>