<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105148">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI SENSOR WARNA TCS3200 MENGGUNAKAN RHODAMIN B DAN POLIVINIL ALKOHOL (PVA) UNTUK MENDETEKSI KADAR MERKURI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raju Muhamudin Wali</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA-KIMIA</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem instrumentasi sensor warna TCS3200 dengan mikrokomputer Arduino Uno telah dikembangkan untuk aplikasi pendeteksian kadar merkuri menggunakan pereaksi rhodamin B dan polivinil alkohol (PVA). Warna yang terbentuk kemudian dideteksi memanfaatkan filter yang tersedia pada photodiode array (PA) yang diaktifkan melalui program IDE (Integrated Development Environment). Melalui wadah sampel yang telah dirancang, terdeteksi pantulan objek warna yang diterima oleh PA, lalu dikondisikan dan diproses oleh mikrokomputer berupa sinyal-sinyal listrik yang selanjutnya diubah menjadi nilai penyusun warna dasar Merah, Hijau, dan Biru (RGB). Sampel yang digunakan adalah air sungai limbah pembuangan hasil pengolahan emas. Hasil pengukuran dengan metode yang diajukan dibandingkan dengan pengukuran metode standar spektrofotometri Ultra Violet Visible (UV-Vis). Teknik sampling dilakukan dengan pertimbangan tertentu berdasarkan jarak lokasi pengambilan sampel dengan sumber air yang diduga mengandung merkuri, dan dipilih di 5 (lima) titik sampling. Hasil penelitian menggunakan metode adisi standar (spike) dengan ditambahkan konsentrasi merkuri 2,000 mg/L, menunjukkan bahwa kadar merkuri (Hg2+) dengan menggunakan sensor warna TCS3200 berturut-turut yaitu 2,288; 2,181; 2,075; 1,968 dan 1,826 mg/L dan menggunakan UV-Vis secara berturut-turut yaitu 2,364; 2,265; 2,167; 2,059 dan 1,952 mg/L. Linearitas diperoleh pada rentang konsentrasi 1-5 mg/L dengan R2=0,9882 pada sensor warna TCS3200  dan UV-Vis dengan R2=0,9947. Akurasi (% recovery) menggunakan sensor warna TCS3200 berkisar antara 97,00-104,73% dan Spektofotometer UV-Vis berkisar antara  91,60-105,90%. Nilai standar deviasi (SD) diperoleh sebesar 0,001 menyatakan bahwa kedua metode pengukuran memiliki tingkat pengukuran yang baik dengan nilai SD yang rendah. Nilai koefisien variasi (%RSD atau %KV) yang diperoleh dari kedua metode tersebut yaitu 0,238% (sensor warna TCS3200) dan 0,178% (UV-Vis). Berdasarkan uji-t dua arah, tidak ada perbedaan pengukuran sensor warna TCS3200 dengan UV-Vis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105148</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 19:45:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 14:51:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>