<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105114">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PENGARUH VARIASI TINGGI MODERATOR DAN KECEPATAN ALIRAN GARAM TERHADAP SIRKULASI ALAMIAH GARAM CAIR PADA MOLTEN SALT BREEDER REACTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SHOFURA NADA ADILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang pengaruh variasi tinggi moderator dan kecepatan aliran garam terhadap sirkulasi alamiah garam cair pada Molten Salt Breeder Reactor (MSBR) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sirkulasi alamiah yang terjadi pada MSBR jika variabel tinggi geometri moderator dan kecepatan aliran  garam mengalami perubahan. Metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent digunakan pada penelitian ini. Simulasi dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dengan pembuatan geometri moderator, dilanjutkan dengan meshing dan pengecekan kualitas mesh. Setelah didapatkan kualitas mesh yang baik, ditinjau dari nilai skewness dan orthogonal quality, maka dapat dilakukan proses setup dan solution yang selanjutnya hasil simulasi dapat diketahui menggunakan tahapan post processing berupa kontur warna dan grafik distribusi temperatur di dalam moderator. Hasil simulasi dengan variasi ketinggian menunjukkan bahwa beda temperatur antara inlet dan outlet channel garam sebesar 16 K pada ketinggian 3,96 m, 9 K untuk ketinggian 2,96 m, dan 3 K di ketinggian 1,96 m, sehingga dapat diketahui bahwa distribusi rerata nilai temperatur keluaran meningkat setiap kenaikan ketinggian. Sedangkan pada perubahan kecepatan aliran garam, beda temperatur sebesar 24 K didapatkan pada kecepatan 0,47 m/s, 17 K pada kecepatan 1,47 m/s, dan 15 K untuk kecepatan 2,47 m/s dengan radius channel garam konstan, sehingga diperoleh temperatur keluaran paling besar pada kecepatan 0,47 m/s. Sirkulasi alamiah ditentukan oleh adanya beda temperatur di sepanjang channel garam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perbedaan temperatur dalam teras MSBR akan meningkat jika tinggi moderator meningkat dan kecepatan aliran garam diperlambat. Beda temperatur yang terjadi akan mempengaruhi sistem sirkulasi alamiah dalam reaktor.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Moderator, Kecepatan, Garam Cair, Temperatur, Tinggi, Molten Salt Breeder Reactor (MSBR), Computational Fluid Dynamic (CFD), ANSYS</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105114</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 16:03:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 12:11:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>