<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105086">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE DYNAMIC TIME WARPING (DTW) DAN K-MEANS CLUSTERING DALAM IDENTIFIKASI KONDISI PERMUKAAN JALAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M Arief Zuhdi Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kondisi permukaan jalan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. Oleh karena itu, pemeliharaan kualitas jalan merupakan hal yang penting untuk dilakukan secara berkelanjutan. Pemeriksaan kondisi jalan di Indonesia masih dilakukan secara manual dengan memeriksa secara langsung kerusakan pada permukaan jalan. Sehingga untuk mengatasi kekurangan tersebut perlu digunakan pendekatan yang lebih efisien yang dapat memberikan informasi kerusakan pada permukaan jalan dalam ruang lingkup yang lebih luas. Pada penelitian ini pengambilan data dilakukan menggunakan sensor accelerometer dan Global Positioning System (GPS) yang terdapat pada smartphone. Perekaman data kondisi permukaan jalan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mobil dengan tipe Multi Purpose Vehicle (MPV) di jalan USAID pada lokasi dari SMA Negeri 1 Lhoknga sampai Pantai Lhokseudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan berdasarkan bentuk topografi dan kepadatan penduduk yang ada di sekitar jalan serta mengetahui lokasi kerusakan yang terdapat pada ruas jalan tersebut. Kondisi permukaan jalan pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode Dynamic Time Warping (DTW). Proses analisis menggunakan metode DTW dilakukan dengan membandingkan kondisi jalan yang dianalisis (dari lokasi SMA Negeri 1 Lhoknga sampai Pantai Lhokseudu) dengan kondisi jalan ideal (permukaan jalan tanpa anomali). Kemudian digunakan metode k-means clustering untuk mengelompokkan lokasi anomali yang terdeteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa segmen jalan dengan kondisi permukaan yang lebih buruk dibandingkan segmen lainnya, terutama pada daerah Desa Meunasah Mesjid dan Desa Pulot. Berdasarkan bentuk topografi jalan diketahui bahwa topografi jalan menurun dan menanjak memiliki kondisi permukaan jalan yang lebih buruk daripada topografi jalan lurus. Kemudian berdasarkan kepadatan penduduk di sekitar jalan didapati bahwa kondisi permukaan jalan pada daerah dengan kepadatan penduduk tinggi lebih baik dibandingkan pada daerah dengan dengan kepadatan penduduk rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105086</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 14:55:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-22 09:51:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>