<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105047">
 <titleInfo>
  <title>MUTU BENIH KEDELAI YANG DISIMPAN PADA BERBAGAI JENIS WADAH DAN LAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARIFAH KHALILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kedelai merupakan komoditas penting di Indonesia, digunakan sebagai bahan pangan yang banyak mengandung protein, dan berguna sebagai bahan baku industri dan bahan pakan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan menggunakan jenis wadah penyimpanan secara tepat dalam jangka waktu yang lama. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian dimulai dari Februari- April 2022. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial 4 x 6 yang disusun oleh Rancangan Acak Lengkap (RAL) . Faktor pertama adalah jenis wadah yang terdiri atas empat macam yaitu Tanpa wadah (T0), kantong plastik (T1), kantong terigu (T2), kantong bagor (T3). Faktor kedua yaitu lama penyimpanan (W) yaitu 2 minggu (W1) , 4 minggu (W2), 6 minggu (W3), 8 minggu (W4), 10 minggu (W5) dan 12 minggu (W6). Pelaksanaan penelitian yaitu persiapan benih, uji pendahuluan, pembuatan kemasan dan penyimpanan benih selama 12 minggu. Parameter yang diamati adalah Potensi Tumbuh Maksimum, Daya Berkecambah, Indeks Vigor, Kecepatan Tumbuh Relatif, T50, Kadar Air. Hasil uji F menunjukkan bahwa pada perlakuan benih kedelai berpengaruh sangat nyata terhadap tolak ukur  potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total relatif (T50) dan kadar air. Sedangkan pada tolak ukur kecepatan tumbuh relatif tidak ada pengaruh (berbeda tidak nyata terhadap kecepatan tumbuh relatif). Kemasan plastik lebih baik dalam mempertahankan viabilitas benih dibandingkan dengan kemasan bagor dan terigu karena kadar air pada kemasan bagor dan terigu lebih tinggi dibandingkan kemasan plastik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105047</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 12:27:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 14:42:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>