Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PEMBERIAN IMBALAN DAN SANKSI RNTERHADAP MOTIVASI KERJA PERAWATAN PELAKSANA DI BADAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAMRNTAHUN 2006
Pengarang
Abdul Aziz - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0371120061
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pemberian imbalan merupakan suatu tindakan memberikan sesuatu yang menyenangkan kepada karyawan dengan tujuan untuk merangsang karyawan tersebut agar lebih meningkatkan kinerjanya. Sedangkan pemberian sanksi merupakan pemberian sesuatu tindakan yang tidak menyenangkan kepada karyawan yang berbuat tidak seperti yang diharapkan dengan tujuan untuk mengubah prilaku karyawan ke arah yang lebih baik Tindakan-tindakann yang
termasuk ke dalam pemberian imbalan antara lain adalah pemberian promosi, insentif uang dan pujian. Sedangkan yang termasuk ke dalam sanksi antara lain adalah pemberian teguran dan pelaksanaan mutasi. Perumusan masalah dalam penelitian ini adaiah adakah hubungan yang signifikan antara pemberian imbalan dan sanksi terhadap motivasi kerja perawat pelaksana di Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pengumpulan data dilaksanakan pada tangal 15- 19 Mei 2006. jenis penelitian deskriptif korelasi dengan menggunakan metode cross sectional study. Jumlah sampel 52 orang. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket penelitian. Analisa
data dilakukan dengan mengunakan uji chi sguare (X2) dengan a = 0,05 dan df=1
(X2 tabel =3,48), sehingga diperoleh hasil X2 hitung untuk sub variabel imbalan
promosi besar 0.022. untuk variabel insentif uang 6,I67, untuk
barupa variabel
variabel pujian 7,652 dan untuk variable imbalan sebesar 6.170, Sedangkan hasil hitung untuk sub variabel sanksi diperoleh nilai untuk variabel teguran sebesar
5,378, untuk variabel mutasi 0,028 dan untuk variabel sanksi diperoleh nilai sebesar 1,325. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian imbalan( promosi, insentif uang. dan pujian) terhadap motivasi kerja perawat pelaksana di Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebaliknya pada analisa hubungan antara pemberian sanksi dengan motivasi kerja diperoleh hasil bahwa tidak ada hubungan yang berakna antara pemberian sanksi dengan motivasi kerja perawat pelaksana di Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada para pengambil kebijakan untuk dapat meningkatkan penerapan metode pemberian imbalan dan sanksi dalam meningkatkan motivasi kerja perawat pelaksana
Kata Kunci: Imbalan, sanksi, motivasi kerja.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN PEMBERIAN IMBALAN DENGAN DISIPLIN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2012 (Emil Salim, 2022)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KERJARNPERAWAT PELAKSANA DALAM PENERAPAN PROSES KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP BADAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM TAHUN 2006 (Faizal, 2022)
PENGARUH MOTIVASI DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI BAWASDA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Putri Maulida, 2025)
HUBUNGAN PENERAPAN MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL (MPKP) DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWATRNPELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP BALE DAHLIA DAN ANGGREK BADAN PELAYANAN KESEHATAN JLWARNBANDA ACEH TAHUN 2008 (Nelly Kurniawati, 2022)
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA TENTANG STRES DAN ADAPTASI DENGAN STRES KERJA DI RUANG RAWAT INAP BADAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA NANGGROE ACEH DARUSSALAM TAHUN 2007 (Zuraida, 2022)