<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104979">
 <titleInfo>
  <title>DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KERUPUK BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahzalena</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>iv&#13;
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KERUPUK BIJI DURIAN (Durio zibethinus)&#13;
Mahzalena, Suryati Sufiat, Indani&#13;
Program Studi Pendidikan Kesejahteraan&#13;
Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu&#13;
Pendidikan&#13;
Universitas Syiah Kuala Darussalam,Banda Aceh, Indonesia&#13;
mahzalena00@gmail.com&#13;
ABSTRAK&#13;
Durian (Durio zibethinus) adalah salah satu buah yang dapat dijumpai pada daerah tropis. Buah dengan julukan “The King of Fruits” termasuk ke dalam family Bombacaceae. Biji durian bisa dimanfaatkan menjadi cemilan salah satunya adalah kerupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resep standar kerupuk biji durian, dan daya terima konsumen terhadap karakteristik organoleptik kerupuk biji durian. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Penggunaan biji durian dalam penelitian ini yaitu 50%, 60%, dan 70%. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu uji pengamatan (Sensory evaluation) yang diujikan kepada 4 orang dosen Tata Boga FKIP USK sebagai narasumber dan uji penerimaan (Acceptability Test) dilakukan oleh 30 orang mahasiswa USK sebagai panelis konsumen. Teknik analisis data menggunakan LSD (Least Significant Different) dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil uji organoleptik yang dilakukan oleh 4 orang narasumber terhadap resep standar kerupuk biji durian menunjukan bahwa, narasumber lebih menyukai kerupuk biji durian pada perlakuan (KBD2) dengan penambahan 60% biji durian yang direbus, karena memiliki warna krem kecoklatan dengan nilai tertinggi 23,5 , aroma dan rasa 23,6 karena memiliki aroma yang harum dan rasa yang gurih atau umami, tekstur 23,3 karena memiliki tekstur yang renyah. Hasil uji penerimaan konsumen terhadap karakteristik organoleptik kerupuk biji durian kepada 30 orang panelis konsmen yang disukai adalah pada perlakuan (KBD3) dengan penambahan biji durian 70% dengan nilai tertinggi secara berturut-turut, dari segi warna, aroma, dan rasa yaitu 4,5 karena memiliki warna yang krem kecoklatan, aroma yang harum dan rasa yang gurih atau umami. Sedangkan untuk tekstur nilai tertinggi 4,3 karena memiliki tekstur yang renyah. Berdasarkan hasil analisis hipotesis diketahui ada pengaruh terhadap karakteristik organoleptik dan tingkat kesukaan konsumen tehadap kerupuk biji durian, yaitu pada perlakuan ke II dengan penambahan biji durian yang direbus sebanyak 70% dengan demikian H0 ditolak dan Hi diterima.&#13;
Kata Kunci: Konsumen, Biji Durian, Kerupuk</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104979</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 01:45:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 15:31:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>