<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104935">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN HISTOPATOLOGI ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSI ESCHERICHIA COLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT AISHA ATHIYYA SHAKINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakteri non spesifik seperti Escherichia coli, uterus menjadi cukup banyak dan telah diketahui sebagai salah satu penyebab terjadinya endometritis. Kasus endometritis pada ternak dapat memberi dampak buruk bagi peternak serta menyebabkan kerugian ekonomi karena penurunan performan reproduksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan tingkat kerusakan pada endometrium tikus putih dengan tingkat konsentrasi bakteri yang berbeda. Penelitian ini eksperimental laboratorik dengan sampel penelitian  9 ekor tikus putih yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan dengan 3 kali ulangan. Kelompok kontrol (P0), diinokulasikan larutan NaCl, kelompok perlakuan I (PI) yang diberikan dosis E. coli konsentrasi 1,5 x 105 CFU/ml, dan kelompok perlakuan II (PII) yang diberikan dosis  E. coli konsentrasi 1,5 x 108 CFU/ml. Pembuatan preparat histopatologi menggunakan pewarnaan hematoksilin eosin (HE) dengan penilaian parameter penelitian (nekrosis dan proliferasi sel) menggunakan metode skoring. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nyata  (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104935</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 19:18:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 11:55:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>