MENGEMBANGKAN ASPEK RELIGIUS MELALUI PENDEKATAN KLARIFIKASI NILAI PADA KONSEP MOL UNTUK KETUNTASAN KOMPETENSI INTI-1 SISWA KELAS X SMAN 5 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MENGEMBANGKAN ASPEK RELIGIUS MELALUI PENDEKATAN KLARIFIKASI NILAI PADA KONSEP MOL UNTUK KETUNTASAN KOMPETENSI INTI-1 SISWA KELAS X SMAN 5 BANDA ACEH


Pengarang

Fitria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006103040060

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Aspek Religius, Pendekatan Klarifikasi Nilai, KI-1, Konsep Mol

Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Mengembangkan Aspek Religius Melalui Pendekatan Klarifikasi Nilai pada Konsep Mol untuk Ketuntasan Kompetensi Inti-1 Siswa Kelas X SMAN 5 Banda Aceh". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian ketuntasan kompetensi inti-1, hasil belajar siswa, aktivitas siswa dan tanggapan siswa melalui pembelajaran dengan pendekatan klarifikasi nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuisioner aspek religius, soal tes, lembar observasi aktivitas dan angket tanggapan siswa. Hasil pengolahan data dari lembar kuisioner penilaian sikap siswa pada saat belum diajarkan dengan pendekatan klarifikasi nilai diperoleh ketuntasan KI-1 sebesar 72,2% dan setelah pembelajaran dengan pendekatan klarifikasi nilai diperoleh ketuntasan KI-1 secara klasikal sebesar 100%. Aspek religius yang terlihat berkembang adalah bertambah seriusnya siswa dalam berdoa serta siswa sudah lebih bersyukur dan menyadari kebesaran Allah melalui pembelajaran konsep mol yang dikaitkan dengan nilai-nilai religius. Hasil tes menunjukkan persentase siswa yang tuntas penguasaan pengetahuan sebesar 88,9% dan siswa yang tidak tuntas sebesar 11,1%. Persentase aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua mengalami peningkatan yaitu dari 78,7% menjadi 89,5%. Persentase siswa yang memberikan tanggapan positif sebesar 78,5% sedangkan yang memberikan tanggapan negatif sebesar 21,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia konsep mol dengan menggunakan pendekatan klarifikasi nilai dapat mengembangkan aspek sikap religius siswa, dapat menuntaskan kompetensi inti-1, menuntaskan hasil belajar siswa, memberikan dampak positif terhadap aktivitas siswa serta tanggapan siswa yang sangat baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK