<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104916">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF SWEAR WORDS USED IN THE SIMPSONS SERIES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHRA NUZULA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan kata makian merupakan hal yang lumrah dalam film yang ditujukan untuk penonton dewasa. Namun, film-film yang mengandung banyak kata makian kerap juga ditonton oleh anak-anak dikarenakan adanya kesalahpahaman dan ketidaksadaran para penonton akan target penonton yang dituju dari film itu sendiri. Contoh film yang bisa diambil dari fenomena ini adalah film animasi The Simpsons. Sehingga menjadikan film sebagai salah satu media yang dapat menyebarkan kata makian bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan fungsi kata makian yang digunakan dalam filmThe Simpsons, yang merupakan sebuah film animasi populer yang dikenal karena mengandung penggunaan kata makian yang cukup banyak. The Simpsons adalah film animasi Amerika tentang sebuah keluarga di kota fiksi Springfield dan memparodikan budaya dan masyarakat Amerika, televisi, dan kondisi manusia. Untuk menganalisis jenis kata makian yang terkandung, peneliti menggunakan teori Hughes (2006), dan untuk menganalisis fungsi kata makian, digunakan teori dari Andersson dan Trudgill (1992). Data diperoleh dari tujuh episode yang diambil dari berbagai season film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 102 kata makian yang ditemukan dalam dialog yang telah dianalisis. Kata-kata makian yang ditemukan dikategorikan ke dalam tujuh jenis kata makian, yang terdiri dari anatomical insult, excrement, sexual intercourse, personal background, mental illness, animal term, dan religious oath; dan terdapat empat fungsi kata makian yang teridentifikasi di dalam film tersebut, yaitu abusive, auxiliary, expletive, dan humorous. Para pembaca dari kalangan umum diharapkan bisa lebih bijaksana dalam mengekspresikan diri, mampu meningkatkan kesadaran tentang target penonton yang dituju dari sebuah film, dan lebih selektif dalam memilih film yang akan disajikan untuk anak-anak atau penonton di bawah umur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104916</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 17:47:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 12:06:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>