<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104886">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAHLIL RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah &#13;
Pasal 1 Angka 55 menyatakan bahwa Sisa Lebih Pembiyaan Anggaran (SILPA) &#13;
adalah selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu &#13;
periode anggaran. Namun realitanya Pemerintah Aceh dari tahun 2017-2021&#13;
mengalami Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran yang meningkat. Tujuan dari &#13;
penelitian ini untuk mengetahui faktor Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran di &#13;
Provinsi Aceh dan upaya apa saja yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Aceh &#13;
untuk mengatasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran di Provinsi Aceh. Penelitian &#13;
ini menggunakan teori pengelolaan keuangan daerah, anggaran sektor publik, &#13;
upaya dan konsep pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian &#13;
dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data menggunakan &#13;
teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Aceh mengalami Sisa Lebih &#13;
Pembiayaan Anggaran pada tahun 2017-2021 yang bersumber dari Anggaran &#13;
Pendapatan Belanja Aceh yang belum berjalan maksimal dikarenakan dari segi &#13;
perencanaanya tidak memenuhi Readiness Criteria yang berlawanan dengan &#13;
RPJM tahun 2017-2022. Pelaksanaan kegiatan sering tertunda di 3 bulan akhir &#13;
periode anggaran terutama pada kegiatan fisik tidak terealisasi yaitu paket-paket &#13;
multiyears tidak bisa dilaksanakan di awal tahun karena memiliki hambatan &#13;
diantarnya faktor alam akhirnya kegiatan tersebut tidak terlaksana. Upaya yang &#13;
dilakukan oleh Pemerintah Aceh untuk mengatasi Sisa Lebih Pembiayaan &#13;
Anggaran dengan melakukan percepatan realisasi salah satunya percepatan &#13;
realisasi belanja fisik serta melakukan perencanaan yang strategis. Untuk itu&#13;
diharapkan kepada Pemerintah Aceh sebagai penyelenggara pemerintahan agar &#13;
lebih cepat dalam proses tanda tangan kontrak terhadap pembangunan daerah &#13;
yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Aceh dan realisasi belanja &#13;
dari dinas di ruang lingkup Pemerintah Aceh agar dapat terealisasi sebagaimana &#13;
yang telah diatur dalam undang-undang.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104886</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 16:08:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 10:58:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>