<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104876">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF ORAL VOWELS OF THE GAYONESE DIALECT FROM BLANGKEJEREN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafizah Iranda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas-kualitas orang Gayo dari vokal monoftong  Blangkejeren dan vokal diftong yang dihasilkan oleh penutur pria dan wanita dari dialek Blangkejeren. Penelitian ini mencatat lima laki-laki dan lima perempuan penutur Gayo Blangkejeren yang dipilih secara purposive sampling untuk menghasilkan sepuluh vokal sasaran; sembilan monoftong dan satu diftong. Informan diberikan daftar kata, yang diadaptasi dari Baihaqi et al., (1981), kata-kata tersebut dimunculkan dalam bentuk kata CVC dimana konsonan berhenti atau frikatif dan diucapkan menggunakan kalimat pembawa dengan enam kali pengulangan. Dalam mengidentifikasi kualitas vokal, F1 dan F2 dianalisis menggunakan PRAAT versi 6.1.04 (Boersma &amp; Weenink, 2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas vokal penutur perempuan dan laki-laki berbeda. Ruang vokal penutur laki-laki lebih tinggi dan lebih ke belakang sedangkan ruang vokal penutur perempuan lebih rendah dan lebih ke depan. Perbandingan antara kedua subjek ini sesuai dengan teori bahwa penutur perempuan dan laki-laki menghasilkan suara yang berbeda.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104876</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 15:58:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 10:58:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>