<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104864">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN  KARAKTERISTIK     IBU TENTANGRNSTATUS  GIZI  BALITA  DI DESA LAMPALOH KECAMATAN LUENG  BATA KOTA  BANDA ACEH TAHUN	2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fanny Noviyanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Balita  merupakan   kelompok  usia  yang  paling  rawan  mengalami   masalah gizi. Banyak faktor  yang mempengaruhi   status gizi salah satunya  karakteristik   ibu. Hal ini dikarenakan   balita adalah  individu  yang  belum  mampu  mengurusi  dirinya sendiri  sebingga  masih  sangat  bergantung  pada  orang  terdekatnya.   Penelitian   ini bertujuan  untuk melihat  gambaran  status gizi balita di desa Lampaloh  Kecamatan Lueng  Bata  Kota Banda  Aceb  berdasarkan   karakteristik   ibu yang meliputi  umur, pendidikan,     paritas,    dan   pengetahuan     gizi,    menggunakan     kuesioner     dan pengukuran   antropometri.    Penelitian   ini  dilakukan   pada   November-Desember  2011  di desa Lampaloh  Kecamatan  Lueng Bata Kota Banda Aceh, Jenis penelitian  ini   adalah  penelitian   dengan  desain   deskriptif   menggunakan    pendekatan   cross sectional dengan  teknik non probability sampling berupa total population,   dimana seluruh  populasi  dijadikan   sebagai  sampel  dalam  penelitian   yang  berjumlah  48 responden.  Data yang didapatkan  dianalisis  secara  univariat.  Berdasarkan   standar baku  BB/TB    WHO-NCHS    2008,  hasil  penelitian   menunjukkan   bahwa  di  desa Lampaloh   Kecamatan   Lueng  Bata  Kota  Banda  Aceh  ditemukan   70,83%  balita berstatus  gizi  normal,  20,83%  kurus,  6,26%  gemuk,  dan 2,08%  sangat  gemuk. Status gizi balita normal  cenderung  didapatkan  dari ibu dengan  umur dalam  kurun reproduksi    sehat   (78,95%),    tingkat   pendidikan    menengah    (83,33%),    tingkat paritas  rendah  (71,4%),   dan tingkat  pengetahuan   tinggi (90,32%).   Diharapkan kepada    seluruh    instansi    kesehatan     yang    terkait    untuk.   dapat    melakukan penanganan  lebih  lanjut  terhadap  status  gizi balita  di desa  Lampaloh  Kota Banda Aceh karena masih  terdapatnya  gangguan  gizi sebesar 29,17%.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :  status gizi balita, umur ibu, pendidikan,  paritas,  pengetahuan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104864</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 15:47:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 15:47:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>