<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104797">
 <titleInfo>
  <title>KOMBINASI PAKAN KOMERSIL DENGAN FERMENTASI DEDAK HALUS PADA PEMBERIAN PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN NILA SALIN (OREOCHROMIS NILOTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIFTAHUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak : Salah satu kendala dalam proses pembudidayaan ikan yaitu tingginya harga pakan komersil yang mengakibatkan keuntungan yang diperoleh pembudidaya ikan rendah. Oleh karena itu perlu adanya alternatif dalam pemberian pakan yang dapat menekan biaya pakan. Salah satunya yaitu dengan pemberian dedak fermentasi dan dikuranginya pakan komersil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila dengan dikuranginya frekuensi pemberian pakan komersil yang diganti dengan dedak fermentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari 2022 sampai dengan Februari 2022 di Balai Budidaya Air Payau Ujung Batee, Mesjid Raya, Aceh Besar. Metode penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga pengulangan yaitu 5% pakan komersil tanpa pemberian dedak halus fermentasi, 4% pakan komersil dan 1% dedak halus fermentasi, 3% pakan komersil dan 2% dedak halus fermentasi, 2% pakan komersil dan 3% dedak halus fermentasi, 1% pakan komersil dan 4% dedak halus fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pemberian pakan komersil tanpa dedak halus fermentasi paling baik diantara perlakuan lainnya. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa semua parameter berpengaruh nyata kecuali pada kelangsungan hidup. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan panjang dan bobot mutlak ikan nila belum dapat memberikan hasil yang signifikan dengan pemberian dedak fermentasi dan dikuranginya pemberian pakan komersil.&#13;
Kata kunci : ikan nila, pakan, dedak fermentasi, pakan komersil.   &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 12:54:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-21 07:38:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>