Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN TRANSILUMINASI TERHADAP PENDERITA SINUSITIS MAKSILARIS DAN SINUSITIS FRONTALIS DI POLI THT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN
Pengarang
Melda Roszanty - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0707101050072
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sinusitis adalah proses peradangan pada ruang sinus, dimana seseorang yang menderita penyakit ini akan mendapatkan keluhan yang mengganggu aktivitasnya. Penelitian tentang gambaran transiluminasi pada penderita sinusitis maksilaris dan sinusitis frontalis di poli telinga hidung dan tenggorok (THT) Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran transiluminasi pada penderita sinusitis maksilaris dan frontalis serta menilai derajat keparahannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional. Sebanyak 52 penderita sinusitis maksilaris dan sinusitis frontalis di poli THT RSUDZA dilakukan pemeriksaan transiluminasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase penderita sinusitis maksilaris sebesar 86,54% dan penderita dengan sinusitis frontalis sebesar 9,62%. Hal ini dapat dijelaskan dari keadaan anatomi sinus maksila yang ukurannya lebih besar daripada sinus frontal, letak anatomi sinus maksila lebih menjorok ke tulang mata dari daerah sinonasal dan posisi ostium sinus maksila lebih rendah daripada sinus lainnya. Oleh karena itu sinus maksila lebih mudah terjadi penimbunan cairan yang mengakibatkan sinusitis. Derajat keparahan sinusitis maksilaris pada penelitian ini adalah: derajat 2 > derajat 1 > derajat 0> derajat 3, sedangkan untuk sinusitis frontalis memenuhi urutan: derajat 2 > derajat 3 > derajat 1 = derajat 0. Analisa deskriptif menunjukkan bahwa perempuan (n=32) lebih dominan menderita sinusitis maksilaris dibandingkan laki-laki (n=15), sedanglcao untuk sinusitis frontalis, perempuan (n=2) lebih sedikit dibandingkan laki-laki (n=3).
Kata kunei: Sinusitis maksilaris, sinusitis frontalis, pemeriksaan transiluminasi, derajat transiluminasi
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF TERHADAP TIMBULNYA GEJALA AWAL ALERGI (ALLERGIC MARCH) PADA BAYI ATOPI SAAT USIA 0-6 BULAN DI KOTA BANDA ACEH (Aldilla Pradistha, 2014)
KARAKTERISTIK PENDERITA SINUSITIS KRONIS BERDASARKAN GAMBARAN CT SCAN TANPA KONTRAS DI POLIKLINIK THT-KL RSUDZA BANDA ACEH (DHIATAMA ENDALIF, 2021)
GAMBARAN GEJALA KLINIS PADA PASIEN SINUSITIS MAKSILARIS KRONIK DI POLI THT RSUDZA (Eka Sulistia, 2023)
DISTRIBUSI FREKUENSI HALITOSIS PADA PASIEN SINUSITIS DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH (FIKRI ROZAN, 2020)
GAMBARAN PENDERITA POLIP NASI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2024 (Naura Yasmin, 2025)