<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104731">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TERAPI EKSTRAK DAUN BALAKACIDA (CHROMOLAENA ODORATA) TERHADAP INDEKS TUKAK, GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN KADAR INTERLEUKIN-1β JARINGAN TUKAK GASTER YANG DIINDUKSI ASPIRIN PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suprinardi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-I (PPDS I) Ilmu Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang&#13;
Tukak gaster masih menjadi permasalahan pasien yang datang ke pusat pelayanan kesehatan. Prevalensi tukak peptik pada populasi umum diperkirakan sebesar 5 - 10% sedangkan insidensinya sebesar 0,1 – 0,3% per tahun. OAINS merupakan salah satu penyebab tukak gaster yang dapat menghambat pembentukan prostaglandin. Dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan minat terhadap terapi alternatif dan penggunaan produk herbal terutama yang dihasilkan dari tanaman. Oleh karena itu investigasi agen aktif baru secara farmakologi melalui penapisan ekstrak tanaman yang berbeda sehingga didapatkan obat yang efektif dan aman dalam aktivitas gastroprotektifnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun Chromolaena odorata terhadap penyembuhan tukak gaster yang diinduksi aspirin pada Rattus novergicus. &#13;
&#13;
Metodologi&#13;
Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap. Hewan coba yang digunakan adalah Rattus novergicus berat 150-200 gram yang dibagi 5 kelompok, semua kelompok mendapat induksi aspirin 400 mg/kgbb selama 3 hari, 1 kelompok kontrol positif mendapat obat standar omeprazol dan 3 kelompok perlakuan mendapat ekstrak Chromolaena odorata masing-masing dosis 50, 100, 200 mg/kgbb selama 14 hari, lalu dibedah dan diambil organ gaster lalu dinilai indeks tukak, histopatologi gaster, dan konsentrasi IL-1β jaringan. Hasil penelitian dianalisis dengan uji ANOVA satu arah dengan indeks kepercayaan 95% menggunakan software Grappad® Prism 5. &#13;
&#13;
Hasil&#13;
Pemeriksaan indeks tukak dan IL-1β menunjukkan ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan. Pemeriksaan histopatologi tukak gaster menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna gambaran histopatologi tukak gaster antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. &#13;
&#13;
Kesimpulan &#13;
Terlihat adanya perbaikan indeks tukak dan penurunan kadar marker inflamasi IL-1β pada kelompok perlakuan.&#13;
&#13;
Kata Kunci :&#13;
Tukak gaster, Chromolaena odorata, IL-1β jaringan, aspirin, Rattus novergicus&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104731</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-19 09:26:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 12:15:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>