<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104709">
 <titleInfo>
  <title>PEMIJAHAN IKAN BETOK (ANABAS TESTUDINEUS) YANG DIINDUKSI DENGAN EKSTRAK HIPOFISA UNGGAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvana Rahayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan betok (Anabas testudineus) adalah salah satu komoditas air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan diminati oleh masyarakat, namun saat ini keberadaan ikan betok sudah semakin berkurang sehingga perlu untuk dilakukan kegiatan budidaya, salah satunya dengan melakukan pemijahan buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hipofisa unggas yang terbaik dalam merangsang kematangan gonad pada ikan dengan mengamati waktu laten, jumlah total telur ovulasi, derajat pembuahan, derajat penetasan dan kelulushidupan larva ikan betok. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Juli 2022 di Balai Benih Ikan (BBI) Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang dan pembuatan ekstrak hipofisa dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Padang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan dengan menggunakan ekstrak hipofisa unggas yang berbeda dengan dosis yang sama yaitu 0,5ml/kg bobot ikan dimana masing-masing perlakuan diberikan jenis hipofisa yang berbeda P0 = Kontrol positif (® ovaprim dosis 0,5ml/kg), P1 = 100% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa ayam, P2 = 100% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa bebek, P3 = 50% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa ayam dan 50% diinduksi dengan ekstrak kelenjar hipofisa bebek. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dengan pemberian hormon ekstrak hipofisa unggas berpengaruh nyata terhadap waktu laten, jumlah total telur ovulasi, derajat pembuahan, derajat penetasan dan kelulushidupan larva ikan betok (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>104709</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-09-18 11:05:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-20 10:26:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>